Pendirian Posko Damkar Pantura Tunggu Armada

Amin Bashiri • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 07:27 WIB
TERBATAS: Seorang warga berada di lingkungan pos Damkar di Jalan Kabupaten, Pamekasan, Selasa (15/9).
TERBATAS: Seorang warga berada di lingkungan pos Damkar di Jalan Kabupaten, Pamekasan, Selasa (15/9).

 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pendirian posko layanan pemadam kebakaran (damkar) di wilayah pantai utara (pantura) sudah lama diwacanakan. Tujuannya, untuk mempercepat penanganan kebakaran di wilayah utara, mengingat relatif jauh dari jangkauan armada damkar yang berada di kawasan kota.

Namun, hingga saat ini rencana tersebut belum terealisasi. Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Pamekasan Misyanto menyebut masih menunggu ketersediaan armada baru untuk menunjang pelayanan.

Menurutnya, keterbatasan armada menjadi salah satu kendala dalam merealisasikan posko tersebut. Sebab, pembentukan posko baru tidak cukup hanya dengan menyiapkan lokasi, tetapi juga harus didukung kendaraan dan personel yang memadai.

"Masih nunggu armada baru, belum selesai. Tunggu saja kabarnya nanti," ucapnya kepada Jawa Pos Radar Madura.

Dijelaskan, kondisi itu membuat masyarakat di wilayah pantura masih harus mengandalkan armada dari pos damkar yang sudah ada ketika terjadi kebakaran. Jarak tempuh yang relatif jauh berpotensi membuat penanganan tidak secepat wilayah yang berada di sekitar pusat kota.

"Lokasi yang dipilih di tengah, di Kecamatan Pakong. Sementara itu yang paling ideal karena jangkauannya bisa lebih luas," tuturnya.

Selain itu, Misyanto menyebut pemkab telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar melalui dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2026 untuk menambah armada. Anggaran tersebut diperuntukkan untuk membeli satu unit mobil damkar mini jenis Hilux. "Iya, benar dianggarkan tahun ini. Tapi ukurannya kecil, jenis Hilux," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Bashiri
posko damkar pantura