PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan berencana mendekatkan akses literasi kepada masyarakat di wilayah pantai utara (pantura).
Langkah tersebut dilakukan menyikapi menurunnya tingkat kegemaran membaca (TKM) sepanjang 2024 hingga 2025.
Salah satunya melalui pembukaan unit pelaksana teknis (UPT) perpustakaan di wilayah pantura.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Pamekasan Munapik mengatakan, rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa di wilayah pantura.
Dia menjelaskan, inovasi tersebut merupakan aspirasi mahasiswa pantura yang disampaikan dalam lokakarya pada 2025.
Usulan itu muncul karena akses literasi yang memadai selama ini hanya tersedia di wilayah kota.
”Kami siap sebenarnya, tempat sudah ada. Insyaallah representatif, hanya butuh perbaikan sedikit,” ungkap Munapik.
Adapun lokasi yang direncanakan berada di pusat wilayah Kecamatan Waru.
Mantan kepala DP3AP2KB itu mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk disampaikan saat rapat koordinasi dengan legislatif untuk meminta dukungan.
”Itu rumah, dulu ditempati Sekcam Pasean. Kami juga sempat koordinasi juga dengan camat, sudah setuju. Rumahnya lantai dua, bagian depan bisa dibuat rolling door. Itu kami rencana buka untuk pelayanan di pantura,” ujarnya.
Menurut Munapik, keberadaan UPT perpustakaan di pantura tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan perpustakaan.
Dengan demikian, masyarakat pantura tidak perlu menempuh jarak jauh untuk mendapatkan akses bahan bacaan dan layanan literasi.
”Mudah-mudahan bisa segera terealisasi dan mendapat support anggaran, karena ini bagian dari bentuk investasi peningkatan SDM di masa depan,” tegasnya.
Diketahui, TKM di Kota Gerbang Salam mengalami penurunan cukup signifikan.
Pada 2025, skor TKM Pamekasan hanya mencapai 55,96 poin, turun 6,24 poin dibandingkan 2024 yang mencapai 62,2 poin. (lil/han)
Editor : Hera Marylia