Haul Ke-7 Ra Bakir Jadi Pengingat Besarnya Jasa Ulama dalam Mendidik Santri dan Masyarakat

Hera Marylia • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 06:28 WIB
PENUH HIKMAH: Jemaah antusias dan anteng saat mengikuti Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-7 RKH Hasan Bakir serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh, Jumat (4/9). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
PENUH HIKMAH: Jemaah antusias dan anteng saat mengikuti Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-7 RKH Hasan Bakir serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh, Jumat (4/9). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.idSuasana khidmat menyelimuti Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jumat (4/9) malam.

Ribuan jemaah memadati lokasi untuk mengikuti Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-7 RKH Hasan Bakir serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh.

Jemaah datang dari berbagai daerah. Mereka terdiri atas santri, alumni, ulama, habaib, tokoh masyarakat hingga sejumlah pejabat.

Baca Juga: Polresta Sumenep Buru Pemilik Tas Berisi Puluhan Gram Sabu-Sabu

Lantunan salawat dan rangkaian doa mengiringi kegiatan yang menjadi momentum mengenang perjuangan para ulama tersebut.

Haul RKH Hasan Bakir tahun ini memasuki tahun ketujuh serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh.

Hal ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan serta warisan keilmuan para ulama yang telah memberikan kontribusi dalam mendidik santri dan masyarakat.

Sepanjang acara berlangsung, jemaah tampak khusyuk mengikuti rangkaian kegiatan. Suasana semakin semarak ketika lantunan salawat menggema.

Mereka mengikuti setiap rangkaian pengajian hingga doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah wafat.

Baca Juga: Pemdes Moncek Tengah, Sumenep, Sukses Tetapkan RKPDes

Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’ RKH Muhammad Baqir Hasan Aminatullah mengatakan, haul bukan sekadar agenda tahunan.

Momentum tersebut menjadi sarana untuk kembali mengingat perjuangan sekaligus ajaran para guru.

Lora Baqir menyampaikan, sejumlah amalan terus ditanamkan kepada para santri.

Di antaranya salat berjemaah, memperbanyak istigfar, serta membaca salawat dan Al-Qur’an.

Menurut dia, amalan tersebut harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan begitu, nilai yang diwariskan para ulama tidak berhenti di lingkungan pesantren.

”Semoga dengan adanya kegiatan haul ini kita semakin dekat kepada Allah, semakin dekat kepada Nabi Muhammad dan mendapatkan keberkahan dari guru-guru kita semua,” ungkapnya.

Pengusaha tembakau Khairul Umam atau Haji Her turut menekankan pentingnya dekat dengan ulama.

Baca Juga: Madura Bersholawat Perkuat Ukhuwah dan Persatuan Warga Sumenep

SAHAJA: Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’ RKH Muhammad Baqir Hasan Aminatullah menyampaikan sambutan dalam Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-7 RKH Hasan Bakir serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh, Jumat (4/9). (PANITIA HAUL UNTUK JPRM)
SAHAJA: Pengasuh Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’ RKH Muhammad Baqir Hasan Aminatullah menyampaikan sambutan dalam Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Ke-7 RKH Hasan Bakir serta Haul RKH Murtadho Bhuju’ Tantoh, Jumat (4/9). (PANITIA HAUL UNTUK JPRM)

Menurutnya, kiai dapat menjadi panutan sekaligus pegangan dalam menjalani kehidupan.

”Dekat dengan ulama itu penting. Bisa menjadi panutan dan pegangan agar kita tetap berada di jalur kebaikan,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono.

Pada kesempatan ini, dia mengingatkan masyarakat agar menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi isu yang berpotensi memecah belah.

Menurut Mardiono, silaturahmi dan persatuan perlu terus diperkuat agar kondisi masyarakat tetap aman dan tertib.

Hal itu penting untuk mendukung kehidupan masyarakat serta kelancaran program pemerintah, terlebih situasi geopolitik dunia saat ini yang tidak baik-baik saja.

Dia menyebut, dari 195 negara di dunia, sebanyak 114 negara sedang menghadapi perang, baik secara langsung maupun akibat gejolak politik di dalam negeri.

Baca Juga: Bikin Nafsu Makan Bertambah, Ini Resep Sambal Cutbar dengan Rasa Pedas Gurih 

Kondisi tersebut membuat tidak ada satu pun negara yang sepenuhnya terlepas dari dampak situasi geopolitik global.

”Maka dari itu, haul ini membuka hati kita, mengingatkan kita semua untuk menghormati dan menghargai sekaligus meneladani jasa-jasa guru-guru kita,” tegasnya.

Sementara itu, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun mengingatkan besarnya jasa para ulama, termasuk RKH Hasan Bakir dalam mendidik santri dan masyarakat.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk terus mendidik anak agar berbuat baik kepada sesama.

”Mudah-mudahan hadirnya kita di haul ini menjadi simbol, pengingat kematian, rem hidup di dunia, dan simbol pengingat bahwa nanti yang paling diutamakan dan ditunggu adalah doa dan pahala yang dihadiahkan yang hidup,” pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Hera Marylia
Haul Ke-7 RKH Hasan Bakir perjuangan para ulama mendidik santri dan masyarakat ajaran para guru Ponpes Darut Tauhid Al-Hasani Palpetto’