PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rencana revitalisasi empat sentra pedagang kaki lima (PKL) di Pamekasan belum dikerjakan.
Proyek yang dianggarkan Rp 4.001.523.000 itu disebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut bersama para pedagang.
Plt Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Mohammad Alwi mengatakan, hingga kini pekerjaan revitalisasi belum digarap.
Pihaknya perlu menghimpun masukan dari PKL sebelum program tersebut dijalankan.
”Kami masih akan mengumpulkan para PKL untuk membahas lebih jauh terkait revitalisasi ini,” kata pria yang juga menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan itu.
Menurut Alwi, pertemuan dengan PKL menjadi bagian penting sebelum penataan dilakukan.
Pemkab Pamekasan ingin mengetahui kebutuhan pedagang di setiap sentra agar revitalisasi tidak salah sasaran.
Empat lokasi yang masuk rencana revitalisasi yakni sentra PKL Sae Salera di Jalan Niaga, Sae Rassah di Jalan Dirgahayu, Food Colony di Jalan Kesehatan, serta kawasan eks PJKA di Jalan Trunojoyo.
Alwi memastikan para PKL akan segera dikumpulkan. Waktu pelaksanaannya akan diupayakan secepatnya agar pembahasan revitalisasi dapat segera ditindaklanjuti. ”Secepatnya,” jawabnya singkat.
Sekadar diketahui, Pemkab Pamekasan menyiapkan anggaran Rp 4.001.523.000 untuk proyek tersebut.
Anggaran itu terbagi untuk perencanaan Rp 186.270.000, konstruksi Rp 3.700.000.000, dan pengawasan Rp 115.253.000. (afg/bil)
Editor : Hera Marylia