Jumlah Penerima Program Budi Daya Ikan Tematik Belum Final

Amin Basiri • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:59 WIB
CALON PENERIMA: Tim Diskan Pamekasan mendampingi Tim Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP melakukan verval bantuan budi daya ikan darat tematik, Kamis (30/7).
CALON PENERIMA: Tim Diskan Pamekasan mendampingi Tim Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya KKP melakukan verval bantuan budi daya ikan darat tematik, Kamis (30/7).

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu daerah penerima program bantuan budi daya ikan tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Namun, realisasi bantuan tersebut belum final karena calon penerima masih dalam proses verifikasi dan validasi (verval).

Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Abdul Fatah mengatakan, pihaknya mengajukan 56 calon penerima manfaat untuk mendapatkan program bantuan tersebut. Namun, setelah dilakukan pengecekan kesiapan lokasi, tidak seluruhnya memenuhi persyaratan.

"Ada yang tidak layak karena faktor tempat atau titik lokasi," ungkap Fatah kepada Jawa Pos Radar Madura.

Menurut dia, program tersebut merupakan bentuk intervensi untuk meningkatkan produktivitas budi daya ikan air tawar. Selain itu, program itu juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan di Bumi Gerbang Salam.

Meski demikian, Fatah mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah calon penerima yang dinyatakan lolos verval. Namun, secara umum Pamekasan disebut menjadi salah satu daerah dengan usulan penerima program cukup banyak di Jawa Timur.

Para penerima yang nantinya lolos akan mendapatkan paket bantuan sarana dan prasarana budi daya. Di antaranya unit kolam sistem bioflok, benih ikan, pakan dalam jumlah besar, hingga sejumlah peralatan pendukung produksi.

"Belum ada putusan dari kementerian. Menunggu juknisnya nanti," tegasnya.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Nadi Mulyadi mengingatkan, meski proses verval calon penerima dilakukan KKP, diskan yang turut mendampingi tim harus memastikan prosesnya berjalan objektif. Peran ini penting dalam memberikan pendampingan dan memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Sehingga tidak ada kesan ada permainan dan menimbulkan ketidakkondusifan di bawah. Karena ini kan berdasarkan kelompok," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Bashiri
Program Budi Daya Ikan Tematik Diskan Pamekasan