PAMEKASAN, RadarMadura.id – Aksi heroik ditunjukkan Moh. Syaifullah, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paro waktu di lingkungan Kecamatan Pamekasan. Pria berusia 53 tahun itu nekat memanjat tiang bendera karena ujung tali pengibar bendera Merah Putih lepas saat upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8).
Aksi warga Desa Batukalangan, Kecamatan Proppo, Pamekasan, itu terekam video amatir berdurasi 40 detik. Syaifullah terlihat mengenakan pakaian Korpri saat memanjat tiang bendera tanpa alat pengaman. Tujuannya demi memastikan Sang Saka Merah Putih tetap berkibar.
”Saya melihat petugas kebingungan karena salah satu tali sudah berada di ujung tiang,” ucap Syaifullah.
Pria yang telah mengabdi selama lima tahun di lingkungan Pemkab Pamekasan itu mengatakan, aksinya dilakukan secara spontan. Dia juga mendapat dukungan dari rekan-rekannya. Sebab, yang terpenting baginya upacara peringatan kemerdekaan tetap berjalan lancar dan bendera dapat dikibarkan.
”Saya orang desa, jadi memang biasa memanjat. Saya hanya minta tolong teman-teman agar tiang dipegangi karena agak kecil dan takut roboh,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Pamekasan Dwi Norkholis Ikhwan menjelaskan, kejadian tersebut di luar kendali panitia. Padahal, persiapan telah dilakukan secara matang, mulai latihan hingga pengecekan tali bendera.
Dia bersyukur, berkat aksi heroik staf Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) tersebut, bendera Merah Putih tetap bisa berkibar dengan sempurna. Meski terjadi sedikit insiden, upacara peringatan kemerdekaan tetap berlangsung khidmat dan lancar.
”Insyaallah ada sedikit apresiasi yang akan kami berikan. Mudah-mudahan bisa menjadi penyemangat,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Amin Basiri