PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kemerdekaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik.
Seluruh lapisan masyarakat juga harus merasakan manfaatnya, mulai dari petani, masyarakat miskin, hingga mereka yang membutuhkan akses pendidikan dan kesehatan.
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Khairul Umam mengatakan, kemerdekaan harus membuat setiap profesi dan elemen masyarakat merasa mandiri sekaligus dihargai.
Baginya, pertumbuhan ekonomi Pamekasan yang cukup tinggi harus diikuti pemerataan pembangunan. Sebab, masih terdapat kesenjangan sosial yang perlu menjadi perhatian.
"Tantangan terbesar adalah bagaimana pertumbuhan itu sejalan dengan pemerataan pembangunan. Berkah pembangunan harus bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," ucapnya.
Oleh karena itu, dia menekankan agar pemerintah daerah perlu memperkuat intervensi melalui kebijakan dan anggaran yang berpihak kepada masyarakat.
Sektor pertanian, khususnya tembakau, menjadi salah satu potensi yang perlu dijaga.
"Sementara itu, UMKM dan ekonomi pedesaan juga perlu diperkuat melalui akses permodalan yang ramah," ingatnya.
Menurutnya, APBD harus benar-benar diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan, serta membangun kepercayaan publik.
Dengan begitu, manfaat pembangunan dan kemerdekaan dapat benar-benar dirasakan seluruh masyarakat, khususnya warga Pamekasan.
"DPRD akan terus mengawal agar fiskal daerah dikonstruksi sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri