PAMEKASAN, RadarMadura.id – Warga Dusun Barat Sungai, RT 01, RW 03, Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota Pamekasan, dikejutkan insiden kebakaran yang melalap dua rumah, kemarin (13/8). Kobaran api kali pertama terlihat dari bagian dapur salah satu rumah sekitar pukul 10.50.
Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menyebut peristiwa tersebut terjadi saat penghuni rumah sedang memasak. Namun, masakan ditinggalkan. Saat kembali, penghuni rumah mendapati api sudah membesar di ruang dapur.
"Kemudian meminta pertolongan kepada tetangga. Selanjutnya, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran," ucap Yoni kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Menurutnya, peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan dua rumah terbakar. Yaitu rumah milik Edi Sugianto, 58, purnawirawan TNI, dan Tayyib, 80, purnawirawan PJKA. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Petugas damkar tiba di TKP sekitar pukul 11.10. Kemudian dibantu personel TNI-Polri dan masyarakat sekitar melakukan pemadaman," tuturnya.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 200 juta. Yoni mengaku hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan pihak terkait.
"Sekitar pukul 12.05 api dapat dipadamkan," tuturnya.
Fauzi, seorang saksi mata, mengatakan hal serupa. Api kali pertama muncul dari bagian dapur salah satu rumah. Dalam beberapa menit kemudian, kobaran api menjalar ke rumah yang berada di sebelah barat lokasi kejadian.
"Setelah melihat api, saya dengan sepupu langsung ke lokasi untuk membantu memadamkan api," kata Fauzi.
Dia menjelaskan, warga berupaya memadamkan api menggunakan ember dan air seadanya. Termasuk mengambil air dari sawah di sekitar lokasi. Upaya itu dilakukan agar api tidak semakin meluas.
"Saat kejadian, rumah sedang tidak ada penghuni karena sedang bekerja, sedangkan orang tuanya di rumah sakit," paparnya.
Sementara itu, Kasi Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Pamekasan Zainuddin mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas dari warga sekitar pukul 10.54. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar tiga hingga empat menit setelah menerima laporan.
Menurutnya, ada 12 personel dan tiga unit armada yang dikerahkan dalam proses pemadaman tersebut. Petugas juga mendapat bantuan dua unit truk tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
"Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam," pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri