PAMEKASAN, RadarMadura.id – Mimpi Persepam kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional kembali digelorakan.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyalakan asa itu saat melepas skuad Persepam U-17 di Peringgitan Dalam, Senin (10/8) malam.
Bupati Kholil meminta pemain tampil maksimal di Piala Soeratin U-17 Jawa Timur (Jatim). Menurut dia, dukungan dari pemerintah dan masyarakat harus menjadi tambahan energi bagi para pemain.
”Ini (diharapkan, Red) bisa membangkitkan semangat dan bermain maksimal. Persiapan tim yang matang juga perlu diberikan,” kata mantan anggota DPR RI itu.
Baca Juga: Berkas Penganiayaan Pemilik Bengkel di Jalan Pemuda Kaffa, Bangkalan Belum Dilimpahkan
Kiai Kholil menilai, perjalanan Persepam tidak boleh berhenti di level pembinaan. Dia berharap tim berjuluk Laskar Ronggosukowati kembali menapaki kasta tertinggi sepak bola nasional.
”Saya punya impian Persepam bisa kembali ke takhta tertinggi di tingkat nasional,” ujar bupati yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Matsaratul Huda Panempan Pamekasan itu.
Keinginan tersebut bukan tanpa dasar. Bupati Kholil pernah menjadi Ketua Persepam pada periode pertamanya sebagai bupati di Kota Gerbang Salam. Saat itu, Persepam masih berjuang dari kompetisi kasta bawah.
”Saya diminta jadi ketua Persepam. Waktu itu saya berpikir, background saya seorang santri. Tetapi dengan tawakal, semua bisa dilalui,” tuturnya.
Persepam kemudian terus menanjak. Dari Divisi III, naik ke Divisi II, Divisi Utama hingga berubah menjadi Persepam Madura United (PMU).
Klub kebanggaan masyarakat Pamekasan itu kemudian berlaga di kompetisi sepak bola teratas tanah air, yaitu Indonesia Super League (ISL) pada 2013–2014.
Kiai Kholil ingin pengalaman tersebut kembali terulang. Dia berharap manajemen Persepam saat ini mampu membawa Persepam kembali ke level tertinggi sepak bola Indonesia.
Dia menilai perjalanan menuju kasta tertinggi tidak bisa ditempuh secara instan.
Fondasi pembinaan pemain muda harus diperkuat sejak sekarang agar Persepam memiliki stok pemain berkualitas untuk jangka panjang.
Dia juga meminta prestasi Persepam berjalan beriringan dengan perkembangan cabang olahraga lainnya.
Kebangkitan olahraga akan ikut mengangkat nama Pamekasan di tingkat regional maupun nasional.
Meski begitu, Bupati Kholil tidak hanya menuntut prestasi. Para pemain juga diminta menjaga sikap karena membawa nama Pamekasan di setiap pertandingan.
”Atlet ini adalah duta Pamekasan. Perilaku dan etika di sepakbola harus dijaga dengan baik. Pemain harus bisa menjaga nama baik daerah di berbagai kompetisi,” pesannya.
Manajer Persepam Abd. Razak menyambut positif dukungan tersebut. Dia memastikan skuad muda Laskar Ronggosukowati siap memberikan kemampuan terbaik di Piala Soeratin.
Baca Juga: Dalami Dugaan Uang Pelicin Pencairan Dana Desa, Sekkab Bakal Panggil Camat untuk Klarifikasi
”Anak-anak akan (bermain, Red) maksimal. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Persepam dan Pamekasan, meski waktu dan persiapan kami di Piala Soeratin U-17 cukup singkat,” katanya.
Pihaknya meminta dukungan masyarakat dan suporter selama berkompetisi. Apalagi, Pamekasan dipercaya sebagai tuan rumah. Menurut dia, dukungan tersebut penting untuk membangun mental pemain muda.
”Kami mohon doa restu dari masyarakat Pamekasan dan dukungan seluruh suporter Persepam. Semoga kami bisa memberikan hasil yang terbaik dalam kompetisi ini,” pungkasnya. (afg/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti