Polisi Amankan Puluhan Sepeda Motor, PCNU Pamekasan Dorong Pembinaan Karakter Pemuda

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 10:17 WIB
RAZIA: Polres Pamekasan melakukan operasi bali di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Sabtu (8/8) dini hari. (POLRES PAMEKASAN UNTUK JPRM)
RAZIA: Polres Pamekasan melakukan operasi bali di Jalan Kabupaten, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Sabtu (8/8) dini hari. (POLRES PAMEKASAN UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tim Patroli Hunting dan Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pamekasan kembali mengamankan puluhan sepeda motor, Sabtu (8/8) dini hari. 

Penindakan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan serta aksi balap liar (bali) di wilayah hukum setempat.

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menyebut ​kegiatan tersebut fokus pada penertiban kelengkapan berlalu lintas.

Petugas juga membubarkan aksi bali di kawasan Jalan Kabupaten, depan Pendopo Pamekasan. 

Sebanyak 62 unit kendaraan roda dua yang tidak dilengkapi surat-surat dan tidak sesuai spesifikasi teknis diamankan.

”Langkah tegas ini merupakan bentuk respons cepat Polres Pamekasan atas aduan masyarakat yang resah terhadap aktivitas balap liar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sejak pukul 02.40 hingga 06.00.

Saat ini ​seluruh barang bukti berupa 62 unit kendaraan roda dua telah diamankan di Mapolres Pamekasan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Ipda Yoni berpesan kepada seluruh warga Pamekasan turut menjaga Kamtibmas dengan melapor jika mendapati aksi bali.

Dia juga mengingatkan para pengendara, khususnya generasi muda, agar selalu tertib berlalu lintas dan melengkapi surat dokumen kendaraan.

”Dan tidak melakukan aksi balap liar yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” pintanya.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan KH. Muchlis Nasir mengapresiasi dan mendukung penuh ketegasan Polres Pamekasan dalam menindak aksi bali yang marak di jalan protokol.

Penindakan dan razia rutin sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan warga di jalan raya.

Di samping itu, dia menilai, penanganan bali tidak cukup hanya melalui penindakan.

Upaya pencegahan juga perlu diperkuat dengan melibatkan keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan. 

Tujuannya untuk memberikan pembinaan akhlak serta edukasi bahaya bali. 

”PCNU Pamekasan mendorong kerja sama antar pihak yang berkelanjutan untuk merumuskan program pembinaan karakter pemuda secara jangka panjang,” pesannya. (lil/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
pembinaan karakter pemuda Razia balap liar PCNU Pamekasan