PALENGAAN, RadarMadura.id – Jeriken berisi BBM yang dibawa Hosnan menjadi petaka. Pria 55 tahun asal Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, itu tewas terbakar setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil pikap kemarin (5/8).
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.00 di Dusun Galisan, Desa Rombuh, Kecamatan Palengaan.
Sepeda motor matik bernopol M 5867 WT yang dikendarai Hosnan terlibat tabrakan dengan pikap bernopol L 9673 BQ.
Pikap tersebut dikemudikan oleh Jamali, 51, warga Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. Saat kejadian, kendaraan itu mengangkut muatan tembakau.
Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan mengatakan, benturan memicu ledakan dari jeriken berisi BBM yang dibawa korban. Api kemudian membakar sepeda motor beserta pengendaranya.
"Tabrakan terjadi saat pengendara sepeda motor yang mengangkut jeriken BBM bertabrakan dengan pikap bermuatan tembakau. Benturan memicu ledakan BBM hingga membakar kendaraan dan pengendara motor," ujarnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan Ipda Muhammad Eko Feriyanto mengatakan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Perwira pertama Polri tingkat satu itu belum dapat memerinci kronologi kecelakaan tersebut. Proses penyelidikan masih berlangsung dengan mengumpulkan keterangan saksi dan hasil olah TKP.
Polisi juga masih mendalami asal BBM yang dibawa korban, termasuk tujuan Hosnan mengangkut jeriken berisi bahan bakar tersebut. "Korban meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan pengemudi mobil hanya mengalami luka-luka," katanya.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membawa bahan yang mudah terbakar. Pengangkutan BBM juga diminta mengikuti standar keselamatan untuk mengurangi risiko saat terjadi kecelakaan. (afg/yan)
Editor : Amin Basiri