CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawas Dalam Proyek Pembangunan Puskesmas Bulangan Haji Tahap II

Amin Basiri • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:17 WIB
BELUM BISA DIMANFAATKAN: Bangunan Puskesmas Bulangan Haji pascapekerjaan proyek tahap I dalam kondisi kurang terawat.
BELUM BISA DIMANFAATKAN: Bangunan Puskesmas Bulangan Haji pascapekerjaan proyek tahap I dalam kondisi kurang terawat.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan sudah menunjuk rekanan sebagai konsultan pengawas proyek pembangunan tahap II Puskesmas Bulangan Haji.

CV Firma Jaya ditetapkan sebagai pemenang jasa konsultansi badan usaha konstruksi tersebut melalui sistem pengadaan langsung.

Berdasarkan data pengadaan yang dihimpun media ini, paket pekerjaan dengan kode RUP 67187788 tersebut memiliki pagu anggaran Rp 95,4 juta dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 95,308 juta.

Sementara itu, penyedia jasa yang beralamat di Kelurahan Kowel tersebut mengajukan penawaran Rp 94,970 juta. 

Setelah dilakukan negosiasi, nilai pekerjaan tersebut menjadi Rp 94,829 juta.

Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin membenarkan bahwa institusinya telah menunjuk konsultan pengawas untuk proyek pembangunan tahap II Puskesmas Bulangan senilai Rp 4,9 miliar tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum melakukan penandatanganan kontrak dengan kontraktor pelaksana.

"Nanti kami lakukan secara bersamaan dengan penandatanganan kontrak dengan kontraktornya," ucapnya.

Sekadar diketahui, tender proyek pembangunan tahap II Puskesmas Bulangan Haji juga telah dilakukan.

Berdasarkan hasil evaluasi, tim kelompok kerja (pokja) tender menetapkan kontraktor asal Surabaya, CV Raya Ilmi, sebagai pemenang paket pekerjaan tersebut.

"Untuk waktu pelaksanaannya selama 130 hari kalender, terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Kerja (SPK)," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Syafi’i Yahya meminta proses pembangunan tahap II Puskesmas Bulangan Haji dilakukan secara serius dan transparan.

Menurutnya, keberadaan konsultan pengawas harus benar-benar dimanfaatkan.

"Jangan sampai hanya sebatas formalitas. Kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama, sehingga pembangunan Puskesmas Bulangan Haji bisa selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
tender proyek Puskesmas Bulangan Haji pamekasan