Ekonomi Pamekasan Tertinggi di Jatim, Tumbuh 7,76 Persen pada Triwulan I 2026

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 07:13 WIB
EKONOMI RAKYAT: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Bazar Koperasi dan UMKM pada perayaan Harkopnas Ke-79 Jatim di Taman Arek Lancor. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
EKONOMI RAKYAT: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Bazar Koperasi dan UMKM pada perayaan Harkopnas Ke-79 Jatim di Taman Arek Lancor. (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pamekasan tertinggi di antara kabupaten/kota di Jatim pada Triwulan I 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Pamekasan tumbuh 7,76 persen secara tahunan (year on year/yoy), melampaui pertumbuhan ekonomi Jatim yang berada di angka 5,96 persen.

Capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi di Kota Gerbang Salam terus menguat.

Sejumlah sektor usaha menjadi penopang utama pertumbuhan, mulai dari perdagangan, pertanian, pariwisata, hingga jasa yang mampu mendorong meningkatnya perputaran ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Transformasi Pendidikan Nasional Dimulai dari Sekolah Nasional Terintegrasi

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, petani, nelayan, pelaku UMKM, dan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, produktivitas ekonomi daerah terjaga dengan baik.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak boleh hanya menjadi angka statistik.

Akan tetapi, harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah akan terus mengarahkan kebijakan agar manfaat dari pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara merata.

“Patut kita syukuri, capaian ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik. Prestasi ini bukan akhir, melainkan awal untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah agar semakin tangguh, inklusif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Bupati Kholil.

Salah satu langkah yang akan diperkuat ialah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Baca Juga: Ahli Waris Pemilik Lahan SDN Lerpak 2 Bakal Ajukan Gugatan Jika Tak Dipersulit Pemkab

Pemkab berkomitmen memperluas akses pembiayaan, pendampingan usaha, peningkatan kualitas produk, hingga memperluas jaringan pemasaran agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.

“Termasuk di bidang koperasi, ke depan kami akan melakukan pendataan dan pembinaan secara menyeluruh agar koperasi benar-benar sehat, aktif, dan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah akan mendorong peningkatan produktivitas sekaligus hilirisasi hasil pertanian.

KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto dalam sesi doorstop dengan awak media di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati. (PROKOPIM UNTUK JPRM)
KOMITMEN: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto dalam sesi doorstop dengan awak media di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati. (PROKOPIM UNTUK JPRM)

Komoditas unggulan seperti tembakau, padi, jagung, dan komoditas lainnya akan terus diperkuat melalui peningkatan kualitas produksi, termasuk pemanfaatan teknologi.

Pemkab juga menargetkan peningkatan investasi melalui penyederhanaan pelayanan perizinan dan penciptaan iklim usaha yang kondusif.

Langkah tersebut diharapkan mampu menarik investor sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tidak luput dari perhatian.

Baca Juga: Kisah Andrew, Mantri BRI yang Menembus Pelosok Kepulauan Talaud Demi Layani UMKM

Pemerintah daerah akan mengoptimalkan potensi wisata budaya, religi, kuliner, dan destinasi alam sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menggerakkan sektor jasa dan UMKM.

“Kami akan terus melakukan pengembangan, meningkatkan kualitas sarana pendukung, serta memperkuat promosi agar mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Di bidang sumber daya manusia, Pemkab akan meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui pelatihan vokasi dan pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha.

Dengan demikian, masyarakat lokal dapat lebih mudah mengisi peluang kerja yang tercipta seiring meningkatnya investasi.

Kiai Kholil menyatakan, keberhasilan menjaga pertumbuhan ekonomi harus diikuti dengan penguatan kemandirian fiskal daerah.

Karena itu, pemerintah akan terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat serta meningkatkan efektivitas belanja yang berdampak langsung terhadap perekonomian.

“Pertumbuhan ekonomi ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Pemerintah akan terus menciptakan iklim usaha yang sehat, memperkuat sektor riil, serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat,” tegasnya.

Baca Juga: BRI Peduli Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Usaha

Mantan anggota DPR RI itu berharap tren positif tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci agar Pamekasan mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di Jatim.

“Kami optimistis mampu menjaga laju pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Fokus pembangunan ke depan tidak hanya mengejar tingginya angka pertumbuhan, tetapi juga memastikan benar-benar berdampak,” sebutnya.

Keberhasilan pemerintahan Bupati Kholil dan Wabup Sukriyanto tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Pamekasan beberapa waktu lalu.

“Luar biasa kepemimpinan Bupati Kholil, bisa mengomandani pertumbuhan ekonomi dengan sangat baik, Pamekasan tertinggi se-Jatim. Mudah-mudahan semua bermanfaat dan barokah,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
Triwulan I 2026 terbaik di Jatim pertumbuhan ekonomi tertinggi