Terganjal Sarpras, Target Parkir Diproyeksi Tak Naik

Amin Basiri • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 13:26 WIB
SUMBER PAD: Petugas juru parkir sedang mengatur kendaraan di Jalan Diponegoro, Pamekasan.
SUMBER PAD: Petugas juru parkir sedang mengatur kendaraan di Jalan Diponegoro, Pamekasan.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir Kabupaten Pamekasan diproyeksikan tidak mengalami kenaikan pada Perubahan APBD 2026.

Salah satu pemicunya, sejumlah program peningkatan sarana dan prasarana (sarpras) yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan belum dapat direalisasikan.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Munafi’ mengatakan, hingga saat ini belum ada terobosan yang bisa dieksekusi untuk meningkatkan pendapatan parkir.

Oleh karena itu, target PAD pada perubahan anggaran diperkirakan tetap sebagaimana yang tertuang dalam dokumen APBD awal.

“Sepertinya tidak, karena terobosan yang saya sampaikan sebelumnya belum bisa dieksekusi,” ucap Munafi’.

Dia menjelaskan, salah satu program yang belum terealisasi adalah penerapan sistem portalisasi di Pasar 17 Agustus dan Pasar Kolpajung.

Program tersebut masih terkendala pengadaan alat portal yang menjadi komponen utama pelaksanaannya.

Akibatnya, optimalisasi pengelolaan parkir di dua kawasan tersebut belum dapat dilakukan.

Padahal, sistem portalisasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penarikan retribusi sekaligus mendongkrak PAD dari sektor parkir.

“Per Juli 2026 capaiannya sudah 50 persen, atau sekitar Rp 2,5 miliar dari target Rp 5 miliar,” sebutnya.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Lutfi mendorong dinas terkait terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi guna mengoptimalkan pendapatan daerah.

Dua strategi tersebut harus difokuskan pada optimalisasi sumber pendapatan yang sudah ada sekaligus perluasan potensi penerimaan baru.

“Sehingga seluruh potensi bisa tergarap secara optimal. Dengan begitu, kemandirian fiskal daerah semakin kuat dan struktur APBD tidak lagi bergantung pada dana transfer,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
pamekasan pad