PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan kembali menuai sorotan. Sebuah video amatir yang beredar di masyarakat memperlihatkan dugaan adanya ulat pada salah satu porsi makanan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Koran ini memperoleh dua video amatir berdurasi 32 detik dan 38 detik yang memperlihatkan dugaan temuan ulat tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu terjadi di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar, pada Senin (20/7).
Dalam video berdurasi 32 detik, terdengar suara seorang pria yang memperlihatkan dugaan ulat pada makanan MBG. ”Ini MBG-nya As-Syafi’iyah Bujur Barat, ulatnya berjalan. Mohon untuk selalu hati-hati, takut sampai diviralkan sama yang lain. Ini ulat, bukan apa,” ujarnya.
Pada video lainnya, ulat diduga masih bergerak di sela-sela lauk yang disajikan. Perekam video juga menyebut dugaan temuan itu tidak hanya terdapat pada satu porsi makanan. ”Bukan hanya satu, ini ada lagi, jelas ulatnya berjalan,” katanya.
Ketua Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto membenarkan peristiwa menu MBG berulat terjadi di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar. Dia mengaku telah menerima laporan mengenai dugaan adanya ulat pada lauk makanan yang diterima penerima manfaat.
”Kami langsung koordinasi dengan pihak korcam untuk langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Dia mengaku akan turun langsung ke dapur SPPG As-Syafi’iyah Bujur Barat bersama Dinkes Pamekasan. Tujuannya, untuk melakukan pengecekan, mengklarifikasi, sekaligus mengevaluasi standar kebersihan dan keamanan pangan dalam penyelenggaraan program MBG.
”Kami sudah laporkan ke pihak Korwil BGN Pamekasan untuk menindaklanjuti ke BGN Pusat terkait masalah itu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Korwil BGN Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif belum merespons upaya konfirmasi terkait menu MBG berulat tersebut. Hingga berita ini ditulis, pesan dan panggilan telepon yang dikirimkan ke nomor telepon selulernya belum mendapat balasan meskipun dalam kondisi aktif. (lil/yan)
Editor : Anis Billah