Sekelompok Remaja Terlibat Adu Jotos, Polisi Cari Kebenaran Informasi

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 05:00 WIB
BERKUMPUL: Sejumlah remaja diduga terlibat aksi perkelahian di depan Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Senin (20/7) dini hari. (TANGKAP LAYAR)
BERKUMPUL: Sejumlah remaja diduga terlibat aksi perkelahian di depan Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Senin (20/7) dini hari. (TANGKAP LAYAR)

PAMEKASANRadarMadura.id – Sekelompok pemuda terlibat perkelahian di depan Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan.

Rekaman video peristiwa yang diduga terjadi Senin (20/7) dini hari itu tersebar luas di media sosial (medsos).

Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengaku belum dapat memastikan kebenaran informasi yang beredar tersebut.

Dia berdalih, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke kepolisian.

”Khawatirnya itu hanya video lama dan baru muncul (viral, Red) saat ini,” ujarnya Selasa (21/7).

Korps Bhayangkara masih mengumpulkan informasi dan bukti-bukti terkait keabsahan video perkelahian antar pemuda tersebut.

Termasuk memastikan kapan dan di mana peristiwa itu terjadi.

Petugas juga akan menelusuri kemungkinan adanya korban dalam insiden tersebut.

Namun, hingga saat ini belum ada pihak yang melapor mengalami kerugian atau menjadi korban perkelahian.

Evan meminta masyarakat tidak mudah percaya atas informasi yang beredar di medsos sebelum dipastikan kebenarannya.

Warga diminta segera melapor apabila mengetahui atau menyaksikan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

”Bisa melaporkan melalui call center Polri di 110 dengan akses cepat, mudah, dan tidak dipungut biaya,” tegas perwira Polri dengan pangkat satu balok emas di pundaknya itu.

Selain itu, para remaja diminta tidak terlibat aksi tawuran maupun perkelahian jalanan.

Polisi akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan guna menjaga situasi kamtibmas di Pamekasan. (afg/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
video lama keabsahan video perkelahian medsos