PAMEKASAN, RadarMadura.id – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengumpulkan pimpinan perbankan yang beroperasi di wilayah Kota Gerbang Salam Senin (29/6).
Pertemuan yang dilaksanakan di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati itu bertujuan memperkuat sinergitas dalam mendukung pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi.
Orang nomor satu di Pamekasan itu menyatakan, pertemuan yang dilakukan untuk mempererat komunikasi.
Di samping itu juga untuk menyamakan visi dalam membangun Pamekasan ke depan.
Baca Juga: TASPEN Pamekasan Ingatkan Pensiunan Lakukan Autentikasi di Awal Bulan
”Dari dulu tidak pernah mengundang pimpinan perbankan seperti ini, jadi ini baru kali pertama. Mudah-mudahan ini bisa dipahami sebagai bagian dari semangat kami untuk bergandengan tangan dengan semua stakeholder dalam membangun Pamekasan dari semua sektor,” ungkap Bupati Kholil.
Mantan Anggota DPR RI itu memaparkan, salah satu kolaborasi yang akan diperkuat yaitu akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Serta, masalah penyaluran corporate social responsibility (CSR).
Melalui wadah tersebut, pemkab dan perbankan akan membangun sinergi untuk mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Meski tidak dituangkan dalam bentuk kesepakatan tertulis, semua pimpinan bank menunjukkan komitmen untuk ikut berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
”Alhamdulillah, ada kesepahaman bahwa ke depan kita akan bersama-sama memajukan Pamekasan,” sebutnya.
Dukungan perbankan tidak semata-mata dipahami sebagai penyaluran pinjaman.
Tetapi, mencakup berbagai bentuk pemberdayaan selama tidak bertentangan dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
”Kami kira semuanya sepakat untuk bersama-sama mendukung penguatan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM,” ujarnya.
Bupati Kholil kemudian menyatakan, membangun komunikasi dengan seluruh pelaku usaha menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah.
Sebelumnya, pemerintah telah menggelar pertemuan dengan pengusaha rokok, pelaku usaha tembakau, pedagang kaki lima (PKL), hingga pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).
”Sektor perbankan menjadi elemen penting yang juga harus dilibatkan dalam pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah akan terus membuka ruang dialog dengan para pimpinan bank agar tercipta hubungan yang semakin kuat dan produktif,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kholil juga mengaku meminta masukan dari kalangan perbankan terkait pelayanan pemerintah daerah.
Dia memberikan kesempatan kepada para pimpinan bank untuk menyampaikan berbagai kendala maupun kritik yang perlu diperbaiki oleh pemerintah daerah.
”Kalau ada pelayanan kami yang masih kurang, kami persilahkan untuk disampaikan. Kami ingin terus melakukan perbaikan,” tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jatim Cabang Pamekasan Yuda Imawan Sutanto menegaskan bahwa pihaknya selama ini selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan pemerintah daerah, baik di lingkungan OPD maupun kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Owner CV Jawara Internasional Djaya Dorong Pemberlakuan SKM Golongan Tiga
Salah satu bentuk dukungan tersebut melalui program CSR.
Dia menegaskan program tersebut terus dikembangkan agar memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan serta membantu penguatan perekonomian masyarakat.
Selain itu, Bank Jatim juga berkomitmen menyesuaikan dukungan CSR dengan perkembangan, kebutuhan, dan arahan pemerintah daerah seiring dengan progres pembangunan yang terus berjalan.
”Terakhir untuk yang 2025 kemarin, kami menyerahkan 49 gerobak senilai Rp 251 juta. CSR tersebut kami berikan kepada pemerintah daerah yang kemudian disalurkan kepada UMKM. Untuk tahun ini juga kemungkinan akan naik sesuai dengan request Bapak Bupati,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti