PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kabupaten Pamekasan dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Kesempatan ini menjadi kesempatan untuk promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan potensi daerah Kota Gerbang Salam.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan Harkopnas akan dipusatkan di kawasan Arek Lancor, ikon kota Pamekasan.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama satu pekan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan pelaku koperasi.
Sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut, termasuk Menteri Koperasi Republik Indonesia serta gubernur Jawa Timur.
Kehadiran para pejabat ini diharapkan dapat memberikan dorongan terhadap penguatan sektor koperasi di daerah.
”Pemilihan Pamekasan sebagai tuan rumah tidak terlepas dari hasil penilaian terhadap kebersihan dan penataan kota yang dinilai cukup baik,” ujar Bupati Kholil.
Menurutnya, perwakilan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Jawa Timur telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik di wilayah Pamekasan sebagai bagian dari proses evaluasi.
Hasilnya, memberikan kesan positif sehingga Pamekasan dinilai layak menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan koperasi tingkat provinsi.
”Kami berharap momentum ini tidak hanya memperkuat gerakan koperasi, tetapi juga mampu menjadi sarana promosi daerah, budaya lokal, serta meningkatkan kunjungan masyarakat ke Kabupaten Pamekasan,” harapnya.
Selain itu, mantan anggota DPR RI itu menyatakan, berbagai persiapan kegiatan terus dimatangkan.
Baca Juga: Dilaporkan Hilang, Nelayan Sapeken Ditemukan Meninggal
Salah satunya koordinasi intensif dengan organisasi perangkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas Koperasi Jatim, Kementerian Koperasi RI, hingga Dekopin.
”Sinergi lintas lembaga menjadi kunci agar pelaksanaan Harkopnas berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Bupati Kholil.
Dia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan dimulai pada Senin (20/7) malam dengan agenda sarasehan dan temu bisnis.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang dialog serta penguatan jejaring antar pelaku koperasi dan UMKM serta memberi kesempatan saling bertukar pengalaman sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas.
Agenda utama dilanjutkan dengan pelaksanaan apel Hari Koperasi Nasional pada Selasa (21/7). Pada kesempatan yang sama, juga akan dibuka secara resmi bazar koperasi dan UMKM.
Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri Menteri Koperasi, gubernur Jawa Timur, serta ketua Dekopin sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan koperasi.
”Bazar koperasi dan UMKM sendiri akan berlangsung lima hari. Ini akan menjadi sarana promosi berbagai produk unggulan dari pelaku usaha di Jawa Timur. Mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya yang menjadi ciri khas daerah masing-masing” terangnya.
Baca Juga: DKPP Pamekasan Belum Tentukan BPP Tembakau, Dewan Ingatkan Penghitung Harus Libatkan Semua Pihak
Bupati Kholil menegaskan, selain kegiatan ekonomi, pada puncak Harkopnas 2026 di Pamekasan juga akan diramaikan dengan pertunjukan seni dan budaya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengangkat kearifan lokal Madura. Di antaranya musik daerah, pertunjukan seni budaya, hingga atraksi khas sape sono’ sebagai ikon budaya Pamekasan.
”Puncak sekaligus penutupan Harkopnas Jawa Timur 2026 akan dilaksanakan pada Minggu (26/7), melalui kegiatan jalan-jalan sehat (JJS) yang melibatkan masyarakat umum,” ujarnya.
Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Achmad Sjaifudin menyebut ada sekitar 150 pelaku UMKM dan koperasi dari berbagai daerah di Jawa Timur yang akan terlibat pada momentum ini.
Perinciannya, 50 peserta berasal dari Pamekasan, 75 peserta dari luar daerah, serta 25 stan lainnya disediakan untuk sponsor yang mendukung pelaksanaan bazar.
”Khusus UMKM lokal, kami prioritaskan yang telah terdaftar dan menjadi binaan daerah. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi daerah,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti