PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kekosongan kepala sekolah (Kepsek) definitif di Kabupaten Pamekasan masih cukup tinggi.
Tercatat, sebanyak 121 lembaga pendidikan belum memiliki Kepsek definitif, terdiri atas 117 sekolah dasar (SD) dan 4 sekolah menengah pertama (SMP).
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman menilai jabatan Plt di lembaga pendidikan tidak boleh berlangsung terlalu lama.
Baca Juga: Satgas MBG Akui Pengawasan Belum Maksimal, Sekkab: Laporan Temuan di Lapangan Jarang Ditindaklanjuti
Sebab, berpotensi memengaruhi efektivitas pengelolaan sekolah, baik pengambilan kebijakan maupun peningkatan kualitas layanan.
”Saya sudah minta kepada dinas pendidikan agar secepatnya diisi (Kepsek definitif, Red). Melalui Pak Sekkab (Taufikurrachman, Red) juga sudah memberikan arahan agar secepatnya diisi kepala sekolah definitif,” ungkap Bupati Kholil.
Mantan anggota DPR RI itu menargetkan pengisian ratusan jabatan kepala sekolah yang saat ini masih dijabat plt dapat rampung paling lambat Juli mendatang.
Deadline tersebut diberikan agar proses pengelolaan dan pengambilan kebijakan di sekolah dapat berjalan lebih optimal.
Namun, Bupati Kholilurrahman tetap memberikan toleransi apabila terdapat kendala yang berkaitan dengan ketentuan dan regulasi.
Menurutnya, pengisian jabatan akan disesuaikan dengan ketersediaan calon yang memenuhi syarat.
”Misalkan, setelah diutak-atik, yang memenuhi persyaratan hanya 56, itu dulu, yang lain terus dalam penataan. Karena selama tidak terpenuhi syarat dengan baik, kami tidak bisa memaksakan,” tegasnya.
Baca Juga: Siswa SDN Panglegur 3 Belajar Dunia Keimigrasian Lewat Office Tour di Imigrasi Pamekasan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan Akhmad Basri Yulianto menyatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan kebutuhan dan penjaringan calon kepala sekolah.
Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memenuhi syarat (MS) bakal calon kepala sekolah (BCKS) sebanyak 127 orang.
”Insyaallah, jumlah BCKS yang ada saat ini dapat memenuhi kebutuhan pengisian jabatan kepala sekolah yang masih Plt. Proses penataan akan segera diselesaikan sesuai target yang diberikan,” pungkasnya. (lil/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti