PAMEKASAN, RadarMadura.id – Suasana haru mewarnai kedatangan ribuan jemaah haji di Kabupaten Pamekasan.
Setibanya di tanah kelahiran, para jemaah disambut langsung oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama jajaran pemerintah daerah dan forkopimda di halaman Masjid Agung Asy-Syuhada, Pamekasan, Minggu (21/6).
Dalam penyambutan tersebut, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan predikat haji mabrur sebagai bekal memperkuat kesalehan sosial di tengah masyarakat.
Sebab, ibadah haji bukan sekadar menyempurnakan rukun Islam, tetapi juga momentum untuk memperbaiki kualitas diri.
Nilai-nilai yang diperoleh para jemaah selama berada di Tanah Suci diharapkan dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
”Semoga rasa lelah dan perjuangan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci dibalas oleh Allah SWT dengan predikat haji yang mabrur dan mabrurah,” ungkapnya.
Bupati Kholil menyampaikan, kepulangan jemaah bukan menjadi akhir dari perjalanan spiritual.
Justru setelah kembali ke lingkungan masing-masing, para jemaah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu berharap kualitas keimanan dan ketakwaan para jemaah haji bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Menurutnya, jemaah haji memiliki peran penting dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
”Kami berharap kepulangan bapak dan ibu menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjadi teladan di tengah keluarga dan lingkungan tempat tinggal,” harapnya.
Bupati Kholil juga menegaskan, kesalehan individu yang dibentuk melalui rangkaian ibadah di Tanah Suci harus mampu berkembang menjadi kesalehan sosial.
Baca Juga: Meizu Watch M1 Resmi Meluncur, Smartwatch AMOLED dengan Bluetooth Calling Dibanderol Rp650 Ribuan
Dengan demikian, manfaat ibadah haji tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
”Kesalehan individu yang telah dicapai di Tanah Suci harus mampu bertransformasi menjadi kesalehan sosial yang membawa dampak positif bagi kerukunan, kepedulian, dan kemajuan Kabupaten Pamekasan,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Kholil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Baik panitia, petugas kesehatan, pembimbing, hingga seluruh unsur yang terlibat sejak proses pemberangkatan hingga kepulangan jemaah.
”Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar, mulai dari pemberangkatan sampai pulang ke tanah air. Termasuk pelayanan di Tanah Suci juga berjalan dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Pamekasan Abdul Halim bersyukur kepulangan dan penyambutan jemaah haji 2026 berjalan lancar.
Seluruh jemaah dipastikan pulang ke tanah air dalam keadaan sehat. Terdapat satu jemaah yang meninggal dunia di Kota Makkah saat menunaikan rangkaian ibadah haji.
”Datangnya memang bertahap. Kloter 73 dan 74 tiba di Pamekasan pada Sabtu (20/6) malam, untuk kloter 75 dan 76 tiba di Pamekasan pada Minggu (21/6) pagi,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti