Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DLH Pamekasan Alokasikan Belanja Ratusan Juta untuk Bibit Tanaman

Amin Basiri • Rabu, 17 Juni 2026 | 07:45 WIB

 

Grafis Anggaran Belanja Bibit Tanaman DLH Pamekasan TA 2026
Grafis Anggaran Belanja Bibit Tanaman DLH Pamekasan TA 2026

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemkab Pamekasan tahun ini mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk pengadaan bibit tanaman.

Berdasarkan data rencana umum pengadaan (RUP), terdapat empat paket belanja dengan total pagu Rp 211.243.840.

Paket pengadaan terbesar tercatat pada kode RUP 67200498 dengan pagu Rp 127.311.340.

Anggaran itu dialokasikan untuk pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH). Belanja mencakup pengadaan berbagai jenis tanaman hias dan perlengkapan pendukung.

Jenis tanaman meliputi keladi wayang putih, pucuk merah (Syzygium oleana), tabebuya rosea merah muda, ketapang kencana, brokoli hijau (Euodia ridleyi), bunga sabrina, dan asoka (Saraca indica).

Selain itu dianggarkan pupuk NPK Mutiara 16-16-16 sebanyak 20 kilogram serta herbisida kemasan 1.000 mililiter sebagai penunjang pemeliharaan.

Paket lain kode RUP 65403632 pagu Rp 32,8 juta untuk pengadaan 2.000 batang ajir tinggi 2 meter lebar 2-3 sentimeter. Kemudian paket kode RUP 211243840 pagu Rp 20,6 juta untuk pengadaan 2.000 bibit mangrove berakar dan berdaun.

Ada pula paket kode RUP 65403727 pagu Rp 30.532.500 untuk pengadaan bibit tanaman buah: matoa, mangga, alpukat, sirsak, dan nangka genjah okulasi. Selain itu dianggarkan ajir tinggi 2 meter lebar 2-3 sentimeter sebagai penyangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Supriyanto membenarkan sejumlah paket pengadaan bibit tanaman tersebut.

Menurutnya, pengadaan disesuaikan kebutuhan program penghijauan dan pengelolaan lingkungan Pemkab Pamekasan.

"Realisasinya bertahap. Satu di antaranya untuk kegiatan tanaman hias dan pohon peneduh RTH sudah tahap pengadaan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi meminta program penghijauan dan pengelolaan lingkungan direncanakan matang dan tepat sasaran. Dia menyarankan pelaksanaannya tidak sepenuhnya bergantung APBD.

"Bisa diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemanfaatan dana CSR atau swadaya masyarakat," pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#anggaran #DLH Pamekasan #bibit tanaman