PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ada sejumlah paket pengadaan yang dialokasikan untuk kegiatan Paskibraka 2026.
Sebagian anggaran dipangkas, seperti belanja jasa event organizer (EO) terdampak efisiensi. Sedangkan, anggaran penginapan peserta tidak terdampak efisiensi.
Kepala Bakesbangpol Pamekasan Cahya Wibawa menyatakan, kebijakan efisiensi tidak berdampak pada kebutuhan dasar pembinaan Paskibraka, termasuk akomodasi peserta. Menurut dia, yang terkena penyesuaian hanya belanja jasa EO.
Bakesbangpol Pamekasan mengalokasikan dana sebesar Rp 20 juta untuk penginapan anggota Paskibraka.
”Saat ini tahapan pembentukan Paskibraka tengah berjalan dan memasuki fase persiapan pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli 2026,” tuturnya.
Selama masa jeda menuju pusdiklat, para calon Paskibraka mengikuti kegiatan pembekalan rutin yang digelar setiap Minggu oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Aktivis Pamekasan Samsul Arifin menilai keputusan bakesbangpol sudah tepat. Yakni mempertahankan anggaran penginapan Paskibraka. Menurutnya, akomodasi peserta merupakan kebutuhan utama dalam proses pembinaan.
”(penginapan) itu berkaitan langsung dengan kelancaran kegiatan. Tetapi, penggunaan anggaran tetap harus diawasi. Meski nilainya relatif kecil, prinsip transparansi dan akuntabilitas tetap harus dijaga,” pesannya. (afg/bil)
Editor : Amin Basiri