PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rencana penyediaan rumah singgah di Kota Surabaya oleh Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
Alasannya, masih menunggu kepastian anggaran untuk menjalankan program tersebut.
Kepala Dinsos Pamekasan Herman Hidayat menyatakan, lembaganya masih menunggu petunjuk realisasi program itu.
Sebab, penyediaannya menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran Pemkab Pamekasan.
”Sekarang kan masih proses penyesuaian anggaran,” kata Herman pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Penyediaan rumah singgah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penginapan bagi keluarga pasien asal Kota Gerbang Salam yang berobat di Kota Surabaya.
Namun, pihaknya tidak memerinci kapan penyediaan rumah singgah tersebut dapat dilakukan.
Herman mengakui, kegiatan penyediaan rumah singgah sempat menjadi sorotan karena tercatat dengan nomenklatur penginapan atau sewa gedung Paskibraka.
Anggaran yang disiapkan Rp 270 juta. Urgensi dan peruntukan program itu sempat dipersoalkan masyarakat.
Namun belakangan, Dinsos Pamekasan memberikan klarifikasi bahwa anggaran tersebut sejatinya bukan untuk kegiatan Paskibraka.
Herman berdalih, nomenklatur itu digunakan lantaran saat penyusunan anggaran belum tersedia kode khusus untuk program rumah singgah.
”Karena nomenklaturnya waktu itu belum ada, akhirnya memakai program yang mirip, hanya untuk mengamankan anggaran,” jelasnya. (afg/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti