Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Nazilla Persembahkan Hafalan 30 Juz untuk Orang Tua yang Sedang Beribadah di Tanah Suci

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB
BERPRESTASI: Ihda Nazilla Taufadi berfoto usai menuntaskan hafalan Al-Qur’an. (HASIBUDDIN UNTUK JPRM)
BERPRESTASI: Ihda Nazilla Taufadi berfoto usai menuntaskan hafalan Al-Qur’an. (HASIBUDDIN UNTUK JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Lautan manusia memadati Padang Arafah saat doa-doa dipanjatkan menuju langit.

Di tengah khusyuknya wukuf, pasangan Ansari dan Taufadi justru menerima kabar yang membuat hati mereka bergetar.

Putri tercinta mereka, Ihda Nazilla Taufadi, berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Kabar itu datang tepat ketika puncak ibadah haji berlangsung di Armuzna.

Baca Juga: Persepam Tak Mau Setengah-setengah Dalam Menyongsong Partai Nasional

Momen tersebut menjadi hadiah istimewa bagi keluarga besarnya. 

Sebab, perjuangan panjang Nazilla akhirnya berbuah manis setelah enam tahun menimba ilmu di pondok pesantren.

Nazilla merupakan santriwati MA Alif Laam Miim Surabaya kelas XIIB.

Putri Ketua DPC PDIP Pamekasan Taufadi dan anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Dapil Jatim XI Madura Ansari itu memilih menghabiskan masa remajanya bersama hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Di balik keberhasilannya, tersimpan rutinitas panjang yang tidak ringan. Hari-harinya diisi setoran hafalan, murajaah, serta menjaga hafalan agar tetap melekat kuat.

Proses itu dijalani sejak enam tahun lalu saat mulai mondok di Surabaya.

Nazilla mengaku bersyukur bisa menyelesaikan hafalan 30 juz di usia muda.

Baginya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan bentuk ikhtiar untuk membahagiakan kedua orang tua.

Baca Juga: Bupati Kholil Terima Penghargaan dari Mendikdasmen, Dalam Pelaksanaan Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Dia berharap hafalan Al-Qur’an yang dimiliki dapat menjadi jalan kemuliaan bagi ayah dan ibunya di akhirat kelak.

Salah satu impian terbesar yang tersimpan dalam dirinya adalah mempersembahkan mahkota untuk kedua orang tua.

”Ini salah satu cita-cita saya sejak dulu. Semoga (dengan hafalan Al-Qur’an) saya bisa menjadi anak yang berbakti, membahagiakan, dan memakaikan mahkota untuk ayah dan ibu,” ucap Nazilla.

Selain itu, Nazilla ingin hafalannya menjadi penerang kehidupan di akhirat nanti.

Dia tidak ingin berhenti hanya pada proses menghafal, tetapi juga berusaha menjaga dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, hafalan Al-Qur’an harus bisa menjadi jalan untuk terus berbuat baik.

Karena itu, Nazilla berharap bisa istiqamah bersama Al-Qur’an hingga nanti.

Di Tanah Suci, Ansari mengaku sangat terharu menerima kabar tersebut.

Terlebih, momen itu datang bertepatan dengan hari Arafah saat dirinya menjalani wukuf bersama jutaan jemaah lain.

”Masyaallah, bertepatan dengan hari Arafah, saat kami wukuf di Arafah, mendapatkan hadiah terbaik dari anak kami yang salihah. Ini adalah kado yang sangat spesial bagi kami orang tua,” ungkapnya.

Ansari berharap hafalan yang dimiliki putrinya menjadi ilmu penuh keberkahan dan penuntun kehidupan di masa mendatang.

Baca Juga: Pemkab Atensi Ribuan Anak Tidak Sekolah, Bupati Kholil Bakal Intensifkan Komunikasi dan Koordinasi Antar Stakeholder Terkait

”Semoga menjadi ilmu yang barokah, perhiasan dalam menjalani hidup selanjutnya. Terima kasih telah berjihad untuk kami,” lanjutnya.

Perjalanan Nazilla mungkin baru dimulai. Namun, di usia mudanya, dia telah memilih jalan yang tidak mudah, menjaga ayat-ayat suci tetap hidup dalam hati.

Dari Surabaya, putri Madura itu membawa harapan sederhana agar hafalan Al-Qur’an yang dijaganya hari ini kelak menjadi cahaya bagi dirinya, keluarga, dan masa depannya. (afg/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Nazilla #hafalan 30 juz #kado #Al-Qur’an #orang tua