Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jemaah Haji Asal Pamekasan Pakai Ambulans untuk Tunaikan Rangkaian Ibadah Armuzna

Amin Basiri • Rabu, 27 Mei 2026 | 07:10 WIB
BERSIAP: Jemaah haji asal Pamekasan berada dalam bus menuju Arafah.
BERSIAP: Jemaah haji asal Pamekasan berada dalam bus menuju Arafah.

MAKKAH, RadarMadura.id – Ribuan jemaah haji asal Pamekasan mulai bergeser menuju Mina sejak Senin (25/5). Pergerakan itu menandai dimulainya rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Namun, tidak semua tamu Allah bisa menunaikan ibadah dengan maksimal. Sebab, satu jemaah terpaksa diberangkatkan menggunakan ambulans karena kondisi kesehatannya kurang mendukung.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pamekasan Abdul Halim mengatakan, jemaah tersebut tetap diberangkatkan menuju Armuzna dengan pendampingan tenaga kesehatan. Langkah itu dilakukan agar proses ibadah tetap bisa dijalani dengan aman.

”Ada satu jemaah yang harus menggunakan ambulans karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. Tetap didampingi tenaga kesehatan selama proses Armuzna,” ujarnya.

Meski demikian, Halim memastikan mayoritas jemaah asal Pamekasan dalam kondisi sehat. Karena itu, keluarga di tanah air diminta tidak khawatir terhadap kondisi para jemaah selama menjalani puncak ibadah haji.

”Secara umum kondisi jemaah sehat. Keluarga di rumah tidak perlu khawatir karena seluruh jemaah terus dipantau petugas kesehatan,” kata Halim kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Dijelaskan, total jemaah haji asal Pamekasan tahun ini mencapai 1.384 orang. Seluruhnya kini mulai memasuki tahapan paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji.

Sejak Senin (25/5), jemaah bergerak menuju Mina dalam rangka Hari Tarwiyah. Setibanya di Mina, jemaah melaksanakan mabit atau bermalam sambil mempersiapkan diri menghadapi rangkaian ibadah utama pada hari berikutnya.

Kemudian, jemaah bertolak menuju Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf kemarin (26/5). Prosesi tersebut menjadi rukun paling utama dalam ibadah haji. Setelah menyelesaikan wukuf, jemaah bergerak menuju Muzdalifah untuk mabit sekaligus mengumpulkan kerikil yang akan digunakan saat lontar jumrah.

Selanjutnya, pada Rabu (27/5) yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, jemaah kembali menuju Mina untuk melaksanakan lontar jumrah aqabah dan tahallul. Setelah itu, jemaah melanjutkan rangkaian ibadah dengan melaksanakan tawaf ifadah di Masjidilharam.

Halim menambahkan, seluruh petugas saat ini difokuskan untuk mendampingi jemaah selama proses Armuzna. Sebab, tahapan tersebut dikenal paling menguras tenaga akibat padatnya aktivitas dan tingginya suhu di Arab Saudi.

”Karena aktivitasnya sangat padat, kondisi kesehatan jemaah terus kami awasi. Petugas kesehatan juga siaga penuh selama Armuzna berlangsung,” pungkasnya. (afg/yan)

Editor : Amin Basiri
#ibadah armuzna #ambulans #Jemaah haji