PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pasokan liquefied petroleum gas (LPG) kemasan 3 kilogram (kg) di Kabupaten Pamekasan ditambah hingga 97 persen dari kuota harian. Langkah tersebut dilakukan Pertamina Patra Niaga untuk memenuhi kebutuhan elpiji subsidi selama libur Idul Adha 1447 Hijriah.
Penambahan pasokan itu berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai Rabu hingga Minggu (27–31/5). Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan tabung gas melon sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan selama momentum hari besar keagamaan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan dari kuota harian sebanyak 30.045 tabung per hari, Pertamina menambah pasokan sebanyak 29.120 tabung. ”Jadi, stok elpiji kemasan 3 kg selama libur panjang aman,” ucapnya.
Menurutnya, penambahan kuota tersebut dilakukan secara fakultatif di luar distribusi reguler selama periode libur panjang. Langkah itu diambil karena permintaan elpiji subsidi biasanya mengalami peningkatan saat momentum libur Idul Adha.
”Masyarakat jangan sampai panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan,” pesannya.
Kabag Perekonomian Setkab Pamekasan Bachtiar Effendy menyatakan, Pemkab Pamekasan sebelumnya memang telah mengajukan penambahan kuota elpiji 3 kg di setiap momentum libur panjang. Tujuannya, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan permintaan sehingga tidak terjadi kelangkaan.
”Setelah kami rapat pada Kamis (16/4), kami bersepakat untuk membuat surat permohonan penambahan. Kami sebenarnya minta tambahan lebih dari 500 persen waktu itu,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri