PAMEKASAN, RadarMadura.id- pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berencana membentuk Paguyuban Mitra MBG.
Tujuannya, untuk mempermudah komunikasi bdan koordinasi dengan para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Numun amun hingga saat ini PMMKP belum terbentuk meskipun sudah diagendakan, Kamis (30/4).
”Kami sudah mengundang dan mengumpulkan para mitra serta kepala SPPG. Forum mitra sudah sepakat tapi tidak dibentuk saat itu,” ungkap Satgas MBG Pamekasan Sukriyanto, kemarin.
Satgas MBG Pamekasan akan kembali mengagendakan pertemuan lanjutan dengan melibatkan para mitra dalam forum internal.
Langkah ini dilakukan agar proses pembentukan PMMKP bisa lebih matang dan menghasilkan struktur organisasi yang solid.
Wakil Bupati Pamekasan itu berharap, paguyuban yang dibentuk menjadi ruang koordinasi sekaligus penguatan sinergi antar mitra MBG, BGN dan pemkab.
Dengan begitu, pelaksanaan program pemenuhan gizi di Kota Gerbang Salam dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
”Kalau ada mitra lambat tidak mengurus izin dan permasalahan lainnya, disitulah nanti koordinator untuk menekan untuk segera mengurus percepatan perizinan,” tegasnya.
Sementara Korwil MBG Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif mendukung dengan adanya pembentukan paguyuban mitra MBG.
Sebab dari 120 dapur yang beroperasi masih banyak yang belum mengantongi dokumen izin bangunan, instalasi pembuangan air limbah (IPAL), hingga sertifikat halal.
”Ada sekitar 20 persen yang sudah, lainnya berproses. Untuk perizinan kan memang butuh waktu juga. Kita lihat prosesnya nanti, yang terpenting ada progres nanti kedepannya. Semoga dengan adanya paguyuban ini ada percepatan,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri