Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bawa Sajam saat Bali, Polisi Ringkus Warga Sampang

Amin Basiri • Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:08 WIB
DIAMANKAN: Polisi mengamankan pemuda yang kedapatan membawa sajam saat operasi bali , Jumat (1/5).
DIAMANKAN: Polisi mengamankan pemuda yang kedapatan membawa sajam saat operasi bali , Jumat (1/5).

 

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Razia balap liar (bali) di Pamekasan mengungkap temuan tak biasa. Seorang pemuda 26 tahun justru diamankan polisi karena membawa senjata tajam (sajam). Polisi melakukan operasi bali, Kamis (30/4) malam hingga kemarin (1/5) dini hari.

Pemuda berinisial RAM itu terjaring saat melintas di ruas Jalan Trunojoyo, tepatnya di depan eks PJKA sekitar pukul 00.05. Saat itu, polisi sedang menggelar patroli hunting skala besar menyasar titik-titik rawan bali.

Tim gabungan yang dipimpin KBO Satlantas Polres Pamekasan Ipda Yoyok Tri Cahyono bersama Kanit II Satresnarkoba Ipda Daka Surya Prapta Maulana tersebut langsung menghentikan laju sepeda motor Honda PCX yang dikendarai RAM.

Kecurigaan petugas terbukti setelah dilakukan penggeledahan.Di dalam jok sepeda motor, polisi menemukan sebilah pisau sepanjang sekitar 25 sentimeter.

Warga Desa Blu’uran, Kecamatan Karangpenang, Sampang, itu tak berkutik saat diamankan dan dibawa ke Mapolres Pamekasan.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, institusinya tidak memberi toleransi terhadap siapa pun yang membawa sajam tanpa izin di ruang publik. Sebab, itu berpotensi memicu terjadinya tindak pidana.

Selain mengamankan RAM, polisi juga menyita sembilan unit sepeda motor. Mayoritas kendaraan tersebut tidak sesuai spesifikasi standar, tanpa pelat nomor, hingga menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan dan diduga digunakan untuk bali.

Razia menyasar sejumlah ruas jalan protokol. Di antaranya Jalan Kabupaten, Jalan Diponegoro, Jalan Jokotole, hingga kawasan stadion. Lokasi-lokasi tersebut kerap dikeluhkan warga karena sering dijadikan arena bali.

Evan menambahkan, patroli ini merupakan respons polisi menjawab keresahan masyarakat. Dia memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan guna menjaga keamanan wilayah.

“Tujuan kami menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari,” tegasnya. (afg/yan)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #balap liar #sajam