PAMEKASAN, RadarMadura.id – Rencana pengadaan iPad Air generasi 5 di Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan menuai sorotan.
Kalangan pegiat sosial mempertanyakan urgensi belanja perangkat tersebut di tengah banyaknya kebutuhan masyarakat yang dinilai lebih mendesak.
Ketua Forum Kota (Forkot) Pamekasan Samsul Arifin menilai, pengadaan gadget itu tidak mencerminkan sensitivitas terhadap kondisi sosial.
Menurut dia, anggaran seharusnya diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: Saksi Terdakwa Berbelit-belit Di Persiangan Ngaku Hanya Main Game
"Seharusnya difokuskan pada program yang menyentuh kebutuhan warga, bukan pengadaan gadget,” ujar aktivis yang akrab disapa Gerrad itu.
Dia menegaskan, organisasi perangkat daerah yang bergerak di bidang sosial harus lebih selektif dalam merancang belanja.
Tujuannya, agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
"Kalau tidak tepat sasaran, ini bisa memicu ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah. Belanja seperti ini sebaiknya ditunda dan dialihkan ke kebutuhan yang lebih mendesak,” kritiknya.
Berdasarkan dokumen rencana umum pengadaan (RUP) 2026, Dinsos Pamekasan mengalokasikan anggaran Rp 49,4 juta untuk pengadaan iPad Air generasi 5.
Paket tersebut tercatat dengan kode RUP 64976353, bersumber dari APBD 2026, dan diumumkan pada 24 Februari lalu.
Jika mengacu harga pasaran, nilai tersebut tergolong besar. iPad Air generasi 5 saat ini dibanderol mulai sekitar Rp 6,5 juta untuk unit bekas.
Sementara unit baru berkisar Rp 13 juta hingga Rp 16 juta per unit.
Kepala Dinsos Pamekasan Herman Hidayat menyebut, data dalam RUP tersebut bukan rencana final.
Dia mengeklaim, informasi itu merupakan data lama yang belum diperbarui.
Baca Juga: Hanya Tertib saat Ada Petugas
"Itu masih di SIRUP lama. Nanti ada refocusing dan pergeseran,” ujarnya.
Menurut Herman, angka Rp 49.466.484 tersebut hanya pagu sementara pada tahap awal perencanaan anggaran. Dia juga belum memerinci peruntukan pengadaan perangkat tersebut.
"Itu pagu sementara, hanya untuk mengamankan anggaran,” tandasnya. (afg/han)
Editor : Amin Basiri