PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tahun ini Pemkab Pamekasan kembali mengalokasikan anggaran untuk proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) jaringan perpipaan.
Nominalnya cukup fantastis, yakni mencapai Rp 23.070.230.000.
Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, anggaran jumbo tersebut dibagi dalam empat proyek yang meliputi 20 paket kegiatan.
Perinciannya, 8 paket perluasan, 10 paket pembangunan, dan masing-masing satu paket untuk optimalisasi dan peningkatan (lihat grafis).
Kabid Kawasan Permukiman Sanitasi dan Air Bersih DPRKP Pamekasan Andriyani Daryanti mengatakan, program tersebut secara umum bertujuan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat.
Program itu diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, menekan angka stunting, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
"Sebelum menentukan lokasi, kami terlebih dahulu melakukan survei. Sehingga, program tersebut benar-benar tepat sasaran," ucapnya.
Andri mengaku, sejauh ini proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan. Realisasi proyek tersebut disesuaikan dengan kesiapan masing-masing daerah.
"Untuk proyek itu insyaallah nanti ada perubahan, ada perbaikan APBD," terangnya.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Ahmad Fauzi minta DPRKP untuk merampungkan kegiatan SPAM secara maksimal.
Sehingga, proyek tersebut tidak molor atau dikebut di akhir tahun. Sebab, dikhawatirkan menurunkan kualitas.
"Harapan kami mulai triwulan dua sudah ada progres. Nanti kami akan melakukan monitoring," janjinya. (lil/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti