PAMEKASAN, RadarMadura.id - Penerangan jalan umum (PJU) di Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, mati selama 15 hari.
Meski begitu, hingga saat ini belum dilakukan perbaikan. Akibatnya, jalanan menjadi gelap saat malam hari.
Salahuddin Al Ayyubi, warga Desa Ambender menyatakan, terdapat 20 lampu PJU padam di sepanjang jalan.
Baca Juga: Jajaran PJU dan Kapolsek Dites Urine, Polres Sampang Klaim Hasilnya Negatif Narkotika
Kondisi itu membuat aktivitas masyarakat terganggu. Terutama warga yang beraktivitas di malam hari.
Sudah 15 hari mati, dan sampai saat ini belum ada perbaikan dari pemerintah, ungkap Salahudin.
Pihaknya berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan. Sebab, kurangnya penerangan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kondisi jalan yang gelap juga menimbulkan rasa tidak aman bagi warga yang berkendara.
Harusnya pemerintah responsif dengan adanya kerusakan fasilitas umum. PJU fungsinya vital bagi keamanan dan kenyamanan warga, ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan Ajib Abdullah tak merespons saat dimintai konfirmasi tentang fasilitas umum yang tak berfungsi secara maksimal tersebut.
Saat didatangi di kantornya, yang bersangkutan tidak ada, sementara saat dihubungi melalui nomor yang biasa digunakan tidak merespons.
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail mendesak dishub segera melakukan pengecekan.
Baca Juga: Dishub Sampang Laporkan Pencurian Timer PJU JLS
Jika kondisi PJU rusak, maka harus segera dilakukan perbaikan. Pihaknya juga menekankan adanya evaluasi rutin terhadap kondisi PJU di seluruh wilayah Pamekasan.
Dengan begitu, sambung Ismail, semua kerusakan bisa terdeteksi lebih cepat. Jangan sampai lampu jalan dibiarkan mati berhari-hari.
PJU ini bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi bagian dari pelayanan dasar. Nanti akan kami koordinasikan untuk segera diambil tindakan, pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri