PAMEKASAN, RadarMadura.id - Aksi pembacokan terjadi di Kecamatan Palengaan, Pamekasan pada Sabtu (14/3) malam. Seorang pemuda berinisial MR, 27, menjadi korban serangan celurit yang diduga dilakukan oknum lora berinisial A, 27.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 di Dusun Rek Kerrek Laok II, Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan. Peristiwa berdarah itu diduga dipicu persoalan asmara.
Saat itu, MR keluar rumah mengendarai sepeda motor Honda PCX untuk menjemput ibunya di rumah pamannya. Namun, di tengah perjalanan, korban tiba-tiba diserang dari arah belakang oleh A.
A datang dari arah selatan langsung mengayunkan celurit. Sabetan senjata tajam pria asal Desa Campor, Kecamatan Proppo, itu mengenai bahu kanan dan kiri korban, lengan kiri, serta bagian leher depan dan dada atas.
Akibat serangan tersebut, MR mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh. MR kemudian dilarikan ke IGD Puskesmas Proppo dan hingga kini masih menjalani perawatan.
Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Evan Yoni Pratama, mengatakan, dugaan sementara motif pembacokan dipicu rasa cemburu A terhadap MR.
"Informasi awal yang kami terima, motifnya diduga karena cemburu," katanya.
Evan menambahkan, sebelum kejadian atau sebulan sebelumnya, MR juga sempat mendapat ancaman dari A. Salah satu penyebabnya, karena MR sering dimintai tolong untuk membantu orang tua istrinya A.
Saat ditemukan keluarga, MR dalam kondisi berlumuran darah dengan luka robek di bagian leher depan, lengan kiri, serta punggung. MR kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis yang intensif. (afg/dry)
Editor : Hendriyanto