PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menjadwalkan penyaluran bantuan pangan (banpang) untuk periode Februari–Maret 2026. Namun demikian, jadwal penyaluran bantuan sosial tersebut belum ditetapkan.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Madura Ahmad Rofi'i mengatakan, saat ini proses penyaluran banpang masih pada tahap persiapan. Dia menargetkan banpang mulai disalurkan pada Maret sebelum Hari Raya Idul Fitri.
”Rencananya sebelum Lebaran. Untuk hari H pendistribusian masih menunggu penugasan resmi dari Bapanas,” ucap Rofi’i.
Menurutnya, pada periode ini total penerima bantuan di empat kabupaten di Madura mencapai 718.652 orang. Jumlah tersebut naik 301.190 penerima atau sekitar 72,15 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat 417.462 penerima.
Rinciannya, Kabupaten Bangkalan meningkat dari 94.224 menjadi 159.527 penerima, naik 65.303 atau 69,31 persen.
Sementara di Kabupaten Sampang naik dari 98.159 menjadi 205.406 penerima, bertambah 107.247 atau 109,26 persen.
”Di Kabupaten Pamekasan, jumlah penerima bertambah dari 105.797 menjadi 152.923, naik 47.126 atau 44,54 persen.
Di Sumenep dari 119.282 menjadi 200.796 penerima, bertambah 81.514 atau 68,34 persen,” tegasnya.
Sementara itu, untuk setiap keluarga penerima manfaat (KPM) banpang akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per alokasi atau bulan.
Dengan demikian, dalam satu kali penyaluran, penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
”Penyaluran dilakukan sekali untuk dua bulan, periode Februari–Maret. Persyaratannya seperti biasa, penerima wajib membawa KTP asli. Jika diwakilkan harus membawa KTP dan KK penerima yang diwakilkan dan yang mewakili,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri