Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Program Revitaliasi Pasar Tradisonal Pamekasan Tak Dianggarkan

Amin Basiri • Senin, 23 Februari 2026 | 08:49 WIB

TEMPAT TRANSAKSI: Pengunjung berada di sekitar Pasar Waru kemarin.
TEMPAT TRANSAKSI: Pengunjung berada di sekitar Pasar Waru kemarin.

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tak mengalokasikan anggaran revitalisasi pasar tradisional di Kota Gerbang Salam.

Sehingga, pengelolaan pasar dipaksa memanfaatkan fasilitas yang ada untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)

Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Handiko Bayuadi menyatakan, keterbatasan anggaran pemerintah daerah membuat program revitalisasi pasar ditiadakan. Bahkan, lembaganya tidak mengalokasikan anggaran pemeliharaan rutin.

Sementara jika terjadi musibah seperti kebakaran atau bencana lain di pasar, maka penanganannya bisa menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT).

”Kalau ada musibah, semua instansi bisa mengajukan ke keuangan daerah lewat dana itu,” terangnya.

Di sisi lain, revitalisasi pasar-pasar tradisional di Pamekasan tetap menjadi harapan banyak pihak. Salah satunya adalah Amina, pedagang Pasar Waru. Dia menilai, kondisi struktur bangunan layak untuk segera diperbaiki.

”Terutama, pada bagian atap yang sudah memasuki usia tua. Sebagian struktur atap sudah mulai rapuh. Semestinya, pasar bisa direnovasi agar lebih aman dan nyaman. Baik bagi pedagang maupun pembeli,” keluhnya. (afg/jup)

Editor : Amin Basiri
#anggaran #pasar tradisional #pamekasan