Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perokok Lebih Rentan Terserang Penyakit Jantung

Amin Basiri • Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:06 WIB

BERI PENJELASAN: Dokter Spesialis Jantung Pembuluh Darah RSU Kusuma Hospital Irma Maghfirah saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (15/2).
BERI PENJELASAN: Dokter Spesialis Jantung Pembuluh Darah RSU Kusuma Hospital Irma Maghfirah saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (15/2).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Gaya hidup tidak sehat memperbesar risikonya. Salah satu pemicu utama adalah kebiasaan merokok.

Kebiasaan itu kerap dianggap sepele oleh sebagian masyarakat. Padahal, dampaknya bisa merusak organ vital secara perlahan.

Jantung menjadi salah satu organ yang paling terdampak. Hal itu diungkapkan oleh dr Irma Maghfirah, Sp.JP.

”Rokok sebagai faktor risiko dominan. Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam rokok mempersempit pembuluh darah dan mengurangi suplai oksigen ke jantung. Sehingga, memperberat kerja jantung,” ujarnya.

Dokter Irma menjelaskan bahwa kerusakan terjadi secara bertahap tanpa disadari. Dinding pembuluh darah mengalami peradangan dan penumpukan plak. Proses itu memicu aterosklerosis yang menjadi cikal bakal serangan jantung.

”Jika penyumbatan semakin berat, aliran darah bisa terhenti. Tentu, situasi ini bisa berujung pada serangan jantung mendadak. Risiko semacam ini bisa meningkat dua hingga empat kali lipat pada perokok,” terang dr Irma.

Menurut dia, tidak hanya perokok aktif yang terancam. Perokok pasif juga berisiko mengalami gangguan serupa. Paparan asap rokok tetap membahayakan kesehatan jantung, meski tidak merokok secara langsung.

”Gejala awal sering kali diabaikan penderita. Nyeri dada, sesak napas, dan mudah lelah dianggap keluhan biasa. Padahal, itu bisa menjadi sinyal gangguan serius,” terang dokter spesial jantung pembuluh darah Kusuma Hospital itu.

Dokter berhijab itu menambahkan, pencegahan dapat dimulai dari langkah sederhana. Berhenti merokok menjadi keputusan paling penting. Pola hidup sehat dan kontrol rutin memperkecil risiko penyakit jantung. (afg/han)

Editor : Amin Basiri
#rokok #pamekasan #kesehatan