PAMEKASAN, RadarMadura.id – Ribuan buruh rokok PT Subur Jaya HJS turun ke jalan Selasa (27/1).
Mereka melakukan aksi long march untuk meluapkan kekesalan mereka sebagai pegawai perusahaan.
Aksi itu dimulai dari gudang perusahaan di Jalan Jokotole menuju kawasan Monumen Arek Lancor.
Kemudian, para buruh juga menyusuri Jalan Ronggosukowati, Jalan Stadion sebelum kembali ke titik awal.
Massa aksi bergerak beriringan mengikuti mobil komando sambil membawa kayu, pentungan, serta alat peraga lain.
Mereka meluapkan kekesalan terhadap keberadaan dari salah satu oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM).
Koordinator buruh rokok Junaidi mengaku kerap terganggu akibat keberadaan oknum LSM.
Mereka dinilai sering mengusik perusahaan tempat mereka bekerja. Sehingga, para pekerja rokok itu terpaksa turun langsung ke jalan.
”Ada kabar adanya rencana audiensi oknum LSM ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Madura. Kami berinisiatif untuk turun ke jalan mencari tahu persoalan yang terjadi,” ungkap Junaidi.
Di kawasan Arek Lancor, situasi sempat memanas. Para buruh mencurigai sebuah mobil komando yang terparkir di sisi timur monumen sebagai bagian dari rombongan LSM yang hendak menuju KPPBC TMP C Madura.
Namun, kecurigaan itu keliru. Mobil komando beserta massa di lokasi tersebut ternyata bukan bermaksud melakukan aksi ke kantor Bea Cukai, melainkan hendak berdemo ke Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pamekasan.
”Kami merasa resah atas ulah dari sebagian LSM yang sudah menyimpang dari tugas dan fungsi sebenarnya. Mereka hanya mementingkan duit. Dalam kasus seperti ini ya ujung-ujungnya duit atau UUD,” kata pria berkumis tebal itu.
Menurutnya, fungsi kontrol yang seharusnya dijalankan justru disalahgunakan.
Dampaknya, bukan hanya perusahaan yang dirugikan, tetapi juga ribuan buruh yang menggantungkan hidup dari industri rokok tersebut.
Sementara itu, Kasi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC TMP C Madura Andru Iedwan Permadi memastikan tidak ada rencana aksi di institusinya.
Dia menegaskan pihaknya tidak menerima pemberitahuan adanya demonstrasi.
”Hari ini (kemarin, Red) tidak ada demo di KPPBC TMP C Madura. Kalau dalam minggu ini ada, mungkin harus izin ke Polres Pamekasan dulu,” tegas Andru saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Madura (JPRM). (afg/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti