PAMEKASAN, RadarMadura.id - Isu kisruh dukungan pimpinan kecamatan (PK) di tubuh DPD Golkar Pamekasan memicu spekulasi lain.
Salah satunya, anggapan bahwa pergeseran lokasi dan waktu Musda XI merupakan imbas langsung dari gejolak internal tersebut.
Ketua DPD Partai Golkar Pamekasan Rize Ikhwan Muttaqin menepis anggapan itu.
Menurut dia, perubahan lokasi Musda XI ke tingkat provinsi sama sekali tidak berkaitan dengan dinamika internal yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.
Dia menegaskan, sejak awal DPD Golkar Jawa Timur maupun panitia memang belum mengunci jadwal final pelaksanaan musda.
Karena itu, perubahan waktu dan lokasi tidak bisa disebut sebagai penundaan agenda.
Tidak ada penundaan jadwal atau pergeseran agenda Musda XI Golkar Pamekasan.
Dari awal memang belum ditetapkan jadwal final, kata pria yang karib disapa Wawan itu.
Dia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni menyesuaikan dengan agenda DPD Partai Golkar Jawa Timur.
Pengurus kabupaten/kota harus mengikuti ketersediaan jadwal pengurus provinsi.
Wawan memastikan, agenda akbar tersebut tetap akan digelar dalam waktu dekat.
"Sesuai hasil koordinasi terakhir, Musda XI dijadwalkan berlangsung Selasa (20/1). Besok (hari ini, Red) agendanya", tegasnya.
Wawan memastikan bahwa seluruh tahapan musda telah berjalan sesuai mekanisme partai.
Dinamika yang muncul, termasuk proses klarifikasi dukungan, disebut sebagai bagian dari pendidikan politik dan pendewasaan organisasi.
Semoga Musda XI berjalan lancar tanpa perpecahan dan tetap menjunjung marwah partai.
"Kontestasi harus dijalani dengan semangat membesarkan Golkar, bukan saling menjatuhkan', pungkasnya. (afg/yan)
Editor : Amin Basiri