Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Puluhan Ribu Pekerja Rentan Belum Di-Cover Jamsostek

Amin Basiri • Kamis, 15 Januari 2026 | 05:01 WIB
BERGELOMBANG: Sampan milik nelayan bersandar di pesisir Pantai Talang Siring, Pamekasan, Rabu (14/1).
BERGELOMBANG: Sampan milik nelayan bersandar di pesisir Pantai Talang Siring, Pamekasan, Rabu (14/1).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali mendaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan tahun ini.

Namun, program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) tersebut belum merata.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Ahmad Sjaifudin mengeklaim, tahun ini terdapat 1.724 pekerja rentan yang di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Perinciannya, 1.224 buruh tani tembakau dan 500 nelayan.

Sementara itu, jumlah pekerja rentan dari dua sektor tersebut yang seharusnya ter-cover Universal Coverage Jamsostek (UCJ) mencapai 57.499 orang.

Masing-masing terdiri atas 1.990 nelayan dan 55.509 petani tembakau. Artinya, masih terdapat 56.275 pekerja rentan yang belum ter-cover.

”Sumber anggarannya dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Iuran per orang sebesar Rp 16.500 dan langsung dibayarkan ke BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Ahmad Sjaifudin.

Dia menjelaskan, anggaran yang tersedia saat ini belum mampu mengakomodasi iuran selama satu tahun penuh.

Dana yang ada hanya mencukupi untuk enam bulan, terhitung sejak Januari hingga Juni.

”Prosesnya masih tahap pembuatan surat keputusan (SK) penetapan. Sudah masuk ke bagian hukum dan tinggal menunggu tanda tangan bupati,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail menekankan agar penetapan penerima manfaat Jamsostek dilakukan melalui proses seleksi yang ketat.

Menurutnya, diperlukan persyaratan tertentu agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran.

”Harapan kami, kepesertaan Jamsostek ini bisa berkelanjutan, tidak terputus hanya enam bulan. Dengan begitu, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (lil/han)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #Diskop UKM dan Naker #Jamsos