Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dewan Berhasil Menuntaskan, Kasus Keterlambatan Penyerahan Rapor Murid SDN Gladak Anyar 2

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 13 Januari 2026 | 11:05 WIB
TERTUTUP: DPRD Pamekasan gelar rapat terkait kasus rapor SDN Gladak Anyar 2 dengan stakeholder terkait Senin (12/1). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
TERTUTUP: DPRD Pamekasan gelar rapat terkait kasus rapor SDN Gladak Anyar 2 dengan stakeholder terkait Senin (12/1). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kasus keterlambatan pemberian rapor murid SDN Gladak Anyar 2 Pamekasan disorot legislatif.

Senin (12/1), Komisi IV DPRD Pamekasan memanggil para pemangku kepentingan untuk menelisik penyebab penyerahan rapor molor hingga 14 hari.

Berdasarkan surat bernomor 170/22/432.100/2026 yang ditujukan kepada bupati Pamekasan, legislatif setidaknya memanggil beberapa pihak.

Perinciannya, Bidang Pembinaan SD, Penilaian Ketenagaan Kependidikan (PKK), Kepala SDN Gladak Anyar 2 dan masing-masing wali kelas IV-A dan IV-B.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Halili mengatakan, tertundanya pembagian rapor kepada 60 murid kelas IV-A dan IV-B di SDN Gladak Anyar 2 disebabkan adanya miskomunikasi antara wali kelas dengan kepala sekolah.

Namun, masalah tersebut kini sudah clear dan jelas.

”Andaikan ruang komunikasi itu cepat dibuka, kami kira tidak sampai ke ruang publik informasi itu,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Abd. Rasyid Fansori mengingatkan, masalah pembagian rapor yang terjadi di SDN Gladak Anyar 2 menjadi bahan koreksi bersama.

”Baik di tingkat pimpinan maupun di bagian bidang masing-masing,” ingatnya.

Fansori menekankan agar masalah keterlambatan pembagian rapor di SDN Gladak Anyar 2 harus menjadi bahan koreksi bersama.

Evaluasi ini perlu dilakukan baik di tingkat pimpinan maupun di masing-masing bidang.

”Dalam waktu dekat, kalau tidak hari ini, Selasa (13/1) atau maksimal Rabu (14/1), informasi yang kami terima, pihak SDN Gladak Anyar 2 akan mendistribusikan rapor kepada wali murid atau anak didik,” ungkapnya.

Merespons berbagai isu terkait oknum tenaga pendidik yang diduga tidak kooperatif, Abd. Rasyid Fansori mengingatkan bahwa yang dibutuhkan hanya kelancaran komunikasi.

Khususnya antar-hierarki struktural, baik antara kepala sekolah, wali kelas, dan guru mata pelajaran.

”Hanya ada pada di titik itu, sumbatan komunikasi kemudian kami kanalisasi. Sehingga proses pendidikan ke depan bisa berjalan lebih efektif,” terangnya.

Kepala Dispendikbud Pamekasan Akhmad Basri Yulianto mengaku bersyukur persoalan di SDN Gladak Anyar 2 sudah bisa diselesaikan setelah menerima pendapat dari semua pihak terkait.

”Kami akan melakukan pembinaan dan evaluasi terus menerus,” janjinya. (lil/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#kepala sekolah #keterlambatan pembagian rapor #komisi iv #Wali kelas #SDN Gladak Anyar 2 #Dispendikbud Pamekasan #miskomunikasi