SUMENEP, RadarMadura.id – Angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pamekasan sepanjang 2025 sebanyak 143.878 orang.
Angka tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 184.111 orang.
Kabid Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Moh. Zahri mengeklaim penurunan jumlah wisatawan dipengaruhi sejumlah faktor.
Di antaranya karena faktor musiman serta minimnya inovasi destinasi wisata daerah.
”Termasuk juga kondisi fasilitas. Analisis faktor itu dilakukan berdasar hasil evaluasi lapangan,” ungkap Zahri.
Menurut dia, ke depan ada empat program strategis untuk mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kota Gerbang Salam.
Yaitu program Desa Wisata 2026, peningkatan sumber daya manusia (SDM), digital markeeting, dan memperkuat kerjasama.
”Sudah disusun langkah-langkah strategisnya dan akan dijalankan secara bertahap,” tuturnya.
Wakil Ketua DPRD Pamekasan Ismail mendorong agar destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah terus ditingkatkan kualitas dan pengelolaannya.
Salah satunya melalui berbagai terobosan inovatif, baik dari sisi fasilitas, pelayanan, maupun konsep yang ditawarkan.
Baginya, sektor pariwisata di Pamekasan memiliki potensi besar dalam mendongkrak perekonomian daerah.
Sehingga diperlukan perhatian khusus agar berkembang secara optimal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
”Perlu inovasi dan terobosan baru dan bila memungkinkan pengelolaannya diserahkan kepada pihak ketiga,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Amin Basiri