Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pemkab Andalkan Dana Transfer Tetapkan PAD Tahun 2026 Sebesar Rp 360 Miliar

Amin Basiri • Senin, 5 Januari 2026 | 07:15 WIB

 

SUMBER PAD: Pengemudi sepeda motor sedang membayar retribusi parkir di RSUD Smart Pamekasan, Sabtu (3/1).
SUMBER PAD: Pengemudi sepeda motor sedang membayar retribusi parkir di RSUD Smart Pamekasan, Sabtu (3/1).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Pemkab Pamekasan menetapkan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2026 sebesar Rp 360 miliar.

Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar Rp 10 miliar dibandingkan PAD tahun sebelumnya.

”Secara umum, sumber PAD itu meliputi pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah,” ucap Sahrul Munir selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan.

Sahrul optimistis target PAD yang telah ditetapkan melalui sidang paripurna APBD 2026 tersebut dapat dicapai secara maksimal.

Alasannya, sudah berdasarkan hasil pemetaan pos-pos potensi pendapatan yang realistis. Apalagi, realisasi PAD 2025 melampaui target.

”Itu yang menjadi modal pemkab dalam upaya mencapai target PAD pada tahun anggaran 2026,” ujarnya.

Menurut dia, meski PAD tahun ini mengalami kenaikan, struktur APBD Pamekasan masih sangat bergantung pada dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Buktinya, pendapatan daerah dari TKD mencapai Rp 1,7 triliun dari APBD senilai Rp 1,9 triliun.

”Ke depan, peningkatan PAD jadi fokus pemkab, harus mampu mandiri secara fiskal dengan menggali sumber penghasil secara optimal,” ungkapnya.

Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan Moh. Faridi tidak menampik bahwa penetapan PAD 2026 masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Namun, dia mengeklaim, target yang ditetapkan telah melalui analisis yang dilakukan secara komprehensif.

”Nanti masih ada PAK untuk melakukan penyesuaian dengan RPJMD. Ketika kondisi ekonomi baik, maka capaian PAD akan naik. Buat apa mematok angka Rp 390 miliar misalnya, tapi tidak tercapai target,” pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri
#pamekasan #2026 #pad