Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Malam Penganugerahan Madura Awards 2025 Spektakuler, Konsistensi JPRM Diapresiasi

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 31 Desember 2025 | 13:47 WIB
MADURA AWARDS: Direktur JPRM, Bupati Pamekasan, Wabup Sumenep, dan Asisten Pemerintah dan Kesra Setkab Sampang, dan Kadiskominfo Bangkalan foto bersama di Azana Style Hotel Pamekasan, Senin (29/12).
MADURA AWARDS: Direktur JPRM, Bupati Pamekasan, Wabup Sumenep, dan Asisten Pemerintah dan Kesra Setkab Sampang, dan Kadiskominfo Bangkalan foto bersama di Azana Style Hotel Pamekasan, Senin (29/12).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Malam penganugerahan Madura Awards (MA) 2025 menjadi bukti nyata konsistensi Jawa Pos Radar Madura (JPRM) dalam mengapresiasi tokoh-tokoh yang berkontribusi nyata terhadap kemajuan Madura.

Malam bertabur penghargaan itu berlangsung spektakuler di Azana Style Hotel Pamekasan, Senin (29/12) malam.

Direktur JPRM Abdul Aziz menyampaikan, MA kali pertama digelar 2012. Maka, tahun ini adalah yang ke-13 kalinya. Sepanjang perjalanan, MA hanya absen satu kali, yakni saat pandemi Covid-19 di 2021.

”Ini adalah ikhtiar kami untuk terus memberi penghargaan atas kerja nyata membangun Madura. Konsistensi ini terjaga berkat dukungan semua pihak, mulai pemerintah daerah, sponsor, mitra, hingga pengisi acara,” ujar Aziz.

Terdapat 19 penghargaan yang diberikan di malam puncak penganugerahan MA 2025.

Setiap penghargaan dirancang sebagai bentuk pengakuan publik atas peran nyata di sektor masing-masing.

MA tahun ini mengusung tema Tembakau Madura Menyejahterakan. Tema tersebut dipilih karena tembakau merupakan produk unggulan Madura dengan kualitas terbaik, sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Saat ini, empat kabupaten di Madura telah aktif menanam tembakau, seiring menggeliatnya industri hasil tembakau.

Salah satu sosok yang diberi penghargaan dalam malam penganugerahan MA 2025 adalah Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak.

Orang nomor dua di Jatim tersebut dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Industri Hasil Tembakau.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada empat pemerintah di empat kabupaten di Madura.

Yakni, Pemkab Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Bangkalan. Juga, beberapa tokoh lainnya.

Aziz menyebut, geliat industri hasil tembakau di Madura membawa dampak nyata bagi petani.

Harga tembakau yang sebelumnya berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram, kini melonjak hingga Rp 60 ribu bahkan Rp 80 ribu. Terutama setelah hadirnya pabrik-pabrik lokal.

Aziz optimistis industri tembakau akan terus memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

”Kami berharap tembakau bisa melengkapi identitas Madura. Bukan hanya dikenal sebagai Pulau Garam, tetapi juga pulau tembakau,” ucapnya.

Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengapresiasi konsistensi JPRM yang rutin menggelar MA setiap tahun.

Tema Tembakau Madura Menyejahterakan yang diusung juga sangat relevan dengan realitas di lapangan.

Tembakau bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan identitas sosial masyarakat Madura.

Dia meyakini penurunan angka kemiskinan yang dipercepat, sebagaimana dirilis Badan Pusat Statistik, tidak lepas dari kontribusi industri tembakau.

”Madura Awards bukan hanya seremoni penghargaan, tetapi ruang refleksi dan pengakuan publik bagi mereka yang berkontribusi nyata. Semoga penganugerahan ini juga bisa menggerakkan yang lain untuk sama-sama memberikan kontribusi terbaik,” tandasnya. (afg/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#penghargaan #Tembakau Madura Menyejahterakan #penganugerahan #spektakuler #penggerak ekonomi #madura awards #wagub #diapresiasi #Tokoh Penggerak #MA 2025 #industri hasil tembakau