L
F-Pukesmas (4)
Dinkes Bangkalan melakukan seminar kanker serviks dan OJT pemeriksaan HPV DNA.
BANGKALAN, RadarMadura.id - Universal health coverage (UHC) dipastikan berlanjut di 2026. Pelaksanaan program strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan itu dibarengi dengan komitmen nyata dari dinas kesehatan (dinkes) untuk terus meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.
Kepala Dinkes Bangkalan Nur Hotibah menyatakan, UHC bukan sekadar layanan kesehatan gratis. Tetapi, juga perlu didukung dengan layanan kesehatan yang berkualitas.
Oleh sebab itu, 22 puskesmas di Bangkalan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Terdapat beberapa langkah nyata yang dilaksanakan dalam rangka peningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.
Salah satunya dengan cara merevitalisasi infrastruktur puskesmas.
Tujuannya, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien dan keluarganya.
Ada dua gedung puskesmas yang direnovasi tahun ini. Yaitu, Puskesmas Tanjungbumi dan Burneh. Sedangkan yang direnovasi total adalah Puskesmas Tanah Merah, ujarnya.
Aspek lain yang berperan penting dalam peningkatan mutu pelayanan adalah sumber daya manusia (SDM).
Pihaknya memastikan semua tenaga kesehatan (nakes) di setiap puskesmas telah tersertifikasi dan memiliki kompetensi untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Nakes menjadi salah satu ujung tombak dalam rangka memberikan pelayanan terbaik, tutur mantan kepala Puskesmas Kamal tersebut.
Saat ini, pengelolaan SDM di puskesmas telah berbasis digital.
Yakni, melalui Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK).
Serta, didukung dengan rencana kebutuhan (renbut) SDMK yang disusun oleh dinkes.
Dengan begitu, renbut SDMK yang ada di dinkes selalu sinkron dengan SISDMK yang ada di setiap puskesmas, sambungnya.
Hotibah menambahkan, lembaganya juga gencar meningkatkan pengetahuan SDM melalui pelatihan dan workshop.
Misalnya, berkaitan dengan pemeriksaan human papillomavirus deoxyribonucleic acid (HPV DNA).
Peningkatan pengetahuan SDM diharapkan mampu menunjang mutu dan layanan kepada masyarakat, katanya.
Dinkes Bangkalan juga proaktif dalam mendorong masyarakat hidup bersih dan sehat.
Yakni, dengan cara mendeteksi dini kualitas kesehatan masyarakat. Khususnya berkaitan dengan penyakit tidak menular.
Seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol, katanya. (jup)
Editor : Amin Basiri