PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kabupaten Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati KH Kholilurrahman dan Wakil Bupati (Wabup) H Sukriyanto mencatatkan berbagai prestasi gemilang.
Prestasi ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan manusia, dan pemberdayaan masyarakat.
Terbaru, Pemkab Pamekasan mendapat penghargaan predikat Kabupaten Informatif dalam keterbukaan informasi publik dengan skor 98,41.
Penghargaan ini diserahkan pada ajang Komisi Informasi (KI) Awards Jawa Timur 2025. Atas penghargaan ini, Pamekasan berada di posisi keenam terbaik se-Jatim.
”Kami bangga atas penghargaan ini. Ini bukan sekadar piagam, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk selalu mengedepankan keterbukaan dan pelayanan terbaik,” ujar Bupati KH Kholilurrahman.
Selain itu, Pemkab Pamekasan menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Anugerah Inovasi Daerah dan Inovasi Teknologi (Inotek) Award Provinsi Jawa Timur 2025.
Penghargaan ini diberikan atas inovasi bertajuk Elektronik Sistem Pelaporan Kinerja Non-ASN (E-SAPORA) yang masuk dalam Top 15 Kategori Inovasi Daerah.
Kabupaten Pamekasan di bawah kepemimpinan Kiai Kholil juga menerima penghargaan kabupaten sangat inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kemendagri.
Penghargaan ini menjadi penanda bahwa tata kelola pemerintahan di Pamekasan berjalan pada arah yang benar dan mengedepankan inovasi berkelanjutan.
Di samping itu, Pamekasan juga menerima penghargaan dari BKN sebagai Instansi Daerah dan Mitra Fasilitator Titik Lokasi Mandiri BKN pada Seleksi CASN tahun anggaran 2024. Serta, dinobatkan sebagai peringkat III Implementasi Manajemen ASN Terbaik.
”Yang terpenting dari sebuah inovasi adalah dampak atau manfaat yang dirasakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Kota Gerbang Salam juga meraih penghargaan tingkat nasional untuk pelestarian bahasa daerah, khususnya Bahasa Madura pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 Mendikdasmen RI.
Pamekasan menjadi juara umum FTBI 2025, dan termasuk dalam sepuluh daerah di Indonesia yang mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas upaya pelestarian bahasa daerah.
”Pelestarian bahasa Madura sangat penting agar generasi muda tidak kehilangan jati diri dan nilai-nilai kemaduraannya. Makanya, kami ingin memberikan spirit pendidikan dan edukasi untuk terus melestarikannya,” papar Kiai Kholil.
Di Bidang Kesehatan, tahun ini Kabupaten Pamekasan juga menerima penghargaan sebagai Kabupaten Sehat (Swasti Saba) dari Kementerian Kesehatan RI.
Penghargaan ini menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat komitmen terhadap pembangunan sanitasi berkelanjutan dan mendukung pencapaian sustainable development goals (SDGs).
Prestasi lainnya juga datang dari sektor pembangunan manusia. Berdasarkan data BPS Kabupaten Pamekasan, indeks pembangunan manusia (IPM) pada 2024 mencapai 70,85, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan ini mencerminkan perbaikan pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak masyarakat.
Selain itu, perekonomian daerah juga menunjukkan tren positif. Data resmi BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pamekasan sebesar 4,88 persen pada 2024.
Hal ini didorong oleh sektor transportasi, pergudangan, konstruksi, dan jasa lainnya. Angka ini menunjukkan daya tahan ekonomi daerah dalam menghadapi dinamika nasional.
Dari sektor digital, menurut data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, Kabupaten Pamekasan mencatat skor 53,34, meningkat signifikan dibanding 2024 di angka 42,21.
Kenaikan ini menempatkan Pamekasan di atas Kota Surabaya (skor 52,87) dalam peningkatan literasi dan keterampilan digital masyarakat.
Di bidang olahraga, kontingen Pamekasan meraih total 41 medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Terdiri atas 12 emas, 10 perak, dan 19 perunggu dengan total 87 poin.
Perolehan ini mempertahankan posisi Pamekasan di peringkat ke-24 klasemen akhir.
”Semua prestasi yang diperoleh adalah capaian dari hasil kerja bersama seluruh elemen perangkat daerah. Itu bukan prestasi pribadi saya, tetapi prestasi pemkab dan seluruh rakyat Pamekasan,” pungkasnya. (lil/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti