Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Korban Minta Polisi Segera Tangkap Penjambret

Amin Basiri • Selasa, 16 Desember 2025 | 13:00 WIB
JADI ATENSI: Ibrahim, warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, menunjukkan bukti laporan dan dus ponselnya saat berada di Mapolres Pamekasan, Senin (15/12).
JADI ATENSI: Ibrahim, warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, menunjukkan bukti laporan dan dus ponselnya saat berada di Mapolres Pamekasan, Senin (15/12).

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Dua penonton Festival Musik Daul Gubernur Jawa Timur (Jatim) Cup 2025 yang menjadi korban pencopetan pada Sabtu (13/12) sudah melapor ke Polres Pamekasan, Minggu (14/12).

Namun, sampai hari ini belum ada keterangan lebih lanjut dari penegak hukum terkait penanganan kasus tersebut.

Silakan bisa ditanya langsung ke Kasatreskrim terkait laporan pencopetan di festival daul, kata Kasihumas Polres Pamekasan AKP Jupriadi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan belum bisa dimintai keterangan.

Saat dikonfirmasi, yang bersangkutan tidak merespons meski nomor teleponnya sedang aktif.

Ibrahim, warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, yang menjadi salah satu korban pencopetan dalam festival daul di depan gedung Bakorwil IV Pamekasan meminta aparat kepolisian untuk bertindak cepat dan menangkap pelaku. Apalagi, jumlah korban lebih dari satu orang.

Harapan saya polisi tegas dan cepat merespon laporan warga. Perintiwa seperti ini tidak boleh terjadi di kemudian hari. Sebab, nama baik Pamekasan yang dipertaruhkan, ucapnya.

Korban lain, Bagus Okaran Saputra, warga Desa Tlontoraja, Kecamatan Pasean, Pamekasan, juga angkat suara.

Menurutnya, aksi pencopetan di sekitar Monumen Arek Lancor tidak hanya dilakukan satu orang, tetapi berkelompok.

Jumlah aparat yang melakukan pengamanan memang kurang. Sepertinya tidak melakukam antisipasi sejak awal, sebutnya.

Dia berharap aparat kepolisian dapat mengungkap kasus pencopetan tersebut.

Kalau polisi mau bekerja pasti terungkap. Sebab, mereka sudah memiliki perangkat yang canggih, pungkasnya. (lil/yan)

Editor : Amin Basiri