Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ratusan KDKMP Belum Beroperasi

Amin Basiri • Jumat, 12 Desember 2025 | 15:58 WIB
KOMITMEN: Wakil Bupati Sukriyanto meninjau pembangunan gerai KDKMP di Kecamatan Proppo, Pamekasan, Selasa (9/12).
KOMITMEN: Wakil Bupati Sukriyanto meninjau pembangunan gerai KDKMP di Kecamatan Proppo, Pamekasan, Selasa (9/12).

PAMEKASAN, RadarMadura.id - Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang beroperasi di Kabupaten Pamekasan sangat minim. Dari total 189 KDKMP, baru delapan koperasi yang beroperasi. 

Perinciannya, KDKMP Dempo Timur, Kecamatan Pasean; Klompang Barat, Kecamatan Pakong; Rekkerrek, Kecamatan Palengaan; Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan; dan KDKMP Padelegan, Kecamatan Padelegan.

Selain itu, KDKMP Panaguan, Larangan Dalam, dan Taraban, Kecamatan Larangan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Achmad Sjaifudin menyebut, secara umum ada dua kendala mendasar yang menyebabkan ratusan KDKMP belum beroperasi. Yaitu, belum tersedianya modal yang memadai dan tidak ada gerai.

Sebagian besar belum punya gerai. Ada juga yang mulai proses pembangunan, kata Achmad kemarin (11/12).

Dia mengaku sudah melakukan berbagai langkah untuk memaksimalkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Misalnya, pendampingan administrasi hingga pelatihan bagi pengurus serta mendorong percepatan pembangunan gerai KDKMP. 

Sampai saat ini kami belum update lagi berapa jumlah koperasi yang sudah menyelesaikan pembangunan gedung, tuturnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Kusairi menyatakan, instansinya tidak terlibat langsung dalam pengoperasian KDKMP.

Namun, pihaknya terus mendorong desa agar berperan aktif dalam menyukseskan program nasional tersebut.

Otomatis untuk penyediaan tanahnya harus difasilitasi oleh desa. Jadi tidak ada kata lain kalau desa harus mendukung, pungkasnya. (lil/bil)

Editor : Amin Basiri