PAMEKASAN, RadarMadura.id - Pamekasan tak datang sebagai pelengkap di Kejuaraan Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Jawa Timur 2025.
Empat petarung terbaik disiapkan untuk menantang dominasi daerah lain.
IBCA MMA Pamekasan mengutus Taufik, Sofiuddin, Ulul Albab, dan Sunnita dalam ajang yang digelar di Tuban sejak Jumat–Minggu (5–7/12).
Keempat atlet tersebut akan bertarung di nomor stand up fighting, masing-masing pada kategori junior dan senior.
Pelatih sekaligus ofisial kontingen Pamekasan Abisibah menyatakan, para atlet tersebut merupakan hasil seleksi sekaligus pembinaan jangka panjang yang dilakukan tim pelatih selama ini.
Dia memastikan bahwa mereka yang diutus berada dalam kondisi siap tempur.
Para atlet sudah menjalani pemusatan latihan dan uji tanding.
Secara fisik, teknik, dan mental sudah kami dorong sampai batas maksimal, kata Abisibah pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Atlet pertama yang akan turun adalah Taufik, yang tampil di nomor stand up fighting junior kelas -52,2 kilogram putra.
Taufik dikenal sebagai petarung agresif dan menjadi salah satu tumpuan Pamekasan di sektor junior.
Di kategori senior, Sofiuddin akan berlaga pada nomor stand up fighting senior kelas -65,8 kilogram putra.
Dia menjadi satu-satunya wakil Pamekasan di kelas senior dan diharapkan mampu mencuri hasil maksimal di tengah ketatnya persaingan.
Pamekasan juga menurunkan Ulul Albab pada nomor stand up fighting junior kelas -52,2 kilogram putra.
Bertanding di kelas yang sama dengan Taufik, Ulul diproyeksikan menjadi kartu truf tambahan untuk membuka peluang lebih besar meraih podium.
Dari sektor putri, Sunnita dipercaya memperkuat Pamekasan di nomor stand up fighting junior kelas -47,7 kilogram putri.
Dia menjadi satu-satunya wakil perempuan yang dikirim dan diharapkan mampu memberi kejutan.
Keikutsertaan Pamekasan di Kejurprov IBCA MMA bukan sekadar mencari pengalaman.
Target medali tetap dibidik sebagai tolok ukur hasil pembinaan yang selama ini dilakukan. Minimal harus dapat medali. Anak-anak punya potensi ke arah itu, tegasnya. (afg/han)
Editor : Amin Basiri