Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jadwal Pilkades Serentak Masih Buram

Amin Basiri • Selasa, 18 November 2025 | 16:22 WIB
MENJAWAB: Kabid Pemdes DPMD Pamekasan menjawab pertanyaan wartawan usai rapat tertutup inventarisasi data Pilkades Serentak dan PAW kemarin (17/11).
MENJAWAB: Kabid Pemdes DPMD Pamekasan menjawab pertanyaan wartawan usai rapat tertutup inventarisasi data Pilkades Serentak dan PAW kemarin (17/11).

PAMEKASAN, RadarMadura. Id - Sebanyak lima desa di Kabupaten Pamekasan telah masuk pendataan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak.

Namun, hingga kini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan belum menetapkan jadwal pelaksanaannya.

Masih ada beberapa hal yang perlu kami dalami lebih lanjut.

Tahunnya juga belum ditentukan. Nanti menunggu hasil pengkajian dan rapat-rapat berikutnya, ujar Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD Pamekasan Fendi Hermawan kemarin (17/11).

Lima desa yang masuk radar pilkades serentak tersebut tersebar di empat kecamatan.

Rinciannya, Desa Panaguen di Kecamatan Proppo; Desa Tamberu di Kecamatan Batumarmar; serta Desa Panaguan di Kecamatan Larangan.

Selain itu, Desa Palengaan Laok dan Desa Kacok berada di wilayah Kecamatan Palengaan.

Fendi menegaskan, proses pengkajian tetap berpedoman pada surat Dirjen Bina Pemerintahan Desa Nomor 100.3.5.5/5118/PPD.22.10.2025, poin 2 huruf A.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pemerintah daerah yang telah menetapkan jadwal dan anggaran pilkades serentak 20242025 dapat melaksanakannya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Bahasanya dapat, jadi kami masih harus melakukan pendalaman dan kajian lanjutan, tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Lutfi mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menetapkan jadwal pasti pelaksanaan pilkades bagi desa-desa yang telah diinventarisir.

Hal itu penting agar masyarakat mendapatkan kepastian waktu.

Karena ini menjadi pertanyaan banyak pihak. Biar tidak menjadi polemik di masyarakat. Kami juga akan terus mengawal demi kepentingan bersama, ujarnya. (lil/han)

Editor : Amin Basiri