PAMEKASAN, RadarMadura.id – Kegiatan Semalam di Madura yang akan digelar Sabtu (1/11) menjadi bagian dari serangkaian semarak peringatan Hari Jadi (Harjad) Ke-495 Kabupaten Pamekasan. Untuk menyukseskan acara tersebut, 30 organisasi perangkat daerah (OPD) diminta patungan untuk penyediaan konsumsi.
Permohonan partisipasi tersebut tertuang dalam surat Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Nomor: 500.13/590/432.317/2025. Dalam lampiran surat tersebut, masing-masing OPD diminta bantuan untuk membawa sajian sebanyak 100 porsi dengan menu yang sudah ditentukan. Anggaran per porsi dipatok seharga Rp 15.000.
Beragam makanan khas Pamekasan dari 30 OPD tersebut nantinya akan disajikan untuk warga yang hadir dengan membawa kupon sajian gratis. Bupati Pamekasan, Kholilurrahman mengklaim, urunan tersebut bagian dari langkah pemkab untuk menghindari kemewahan dalam perayaan harjad tahun ini.
”Ada atensi dari Jakarta untuk tidak mewah ya. Karena itu kami urunan,” kata Bupati Kholil, Rabu (29/10).
Mantan anggota DPR RI itu juga mengaku, bersama Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto, dan Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur, rela potong gaji penuh selama satu bulan. Hal itu bagian dari komitmen untuk pembiyaan dan menyemarakkan harjad.
”Untuk harhad ini, saya bersama pak wabup dan yang lain, termasuk ketua dewan sama-sama potong gaji. Dalam rangka membiayai itu,” tegasnya.
Kabid Pariwisata Dinas Pemuda, Olaharga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Moh. Zahri membenarkan bahwa konsumsi yang disediakan pada kegiatan Semalam di Madura berasal dari 30 OPD. Setiap OPD menyediakan 100 porsi. Dengan demikian, total makanan yang disiapkan untuk masyarakat sebanyak 3.000 porsi. Makanan gratis itu akan diberikan kepada warga yang sudah memiliki kupon.
”Kami pilih makanan khas Pamekasan untuk menllestarikan kuliner tradisional. Sehingga, tetap diminati warga Kota Gerbang Salam,” pungkasnya. (lil/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti