SUMENEP, RadarMadura.id - Insiden perusakan rumah milik Hasanah menambah daftar panjang kisruh di Kelurahan Barurambat Kota (Barkot), Kecamatan Kota Pamekasan.
Ironisnya, peristiwa itu luput dari pantauan aparat kepolisian.
Kapolsek Kota Pamekasan AKP Junairi Tirto Admojo membantah anggapan bahwa aparat kepolisian sengaja membiarkan peristiwa tersebut.
Menurut dia, saat kejadian berlangsung, dirinya sedang bertugas mengamankan aksi demonstrasi di lokasi lain.
Tirto juga memastikan tidak ada surat pemberitahuan resmi kepada polisi terkait rencana pembongkaran rumah tersebut.
Kendati demikian, dia datang ke lokasi setelah rumah dirusak.
Meski begitu, sejumlah polisi berpakaian preman dari Polres Pamekasan tetap berada di lokasi.
”Saya tidak tahu. Posisi saya waktu itu melakukan pengamanan aksi unjuk rasa dan baru bergeser ke lokasi setelah selesai demo, ujarnya.
Tirto menambahkan, aparat kepolisian tidak mungkin melakukan pembiaran.
Sebaliknya, korban diarahkan untuk menempuh jalur hukum.
”Kami minta korban bersabar, ungkap perwira pertama (Pama) Polri dengan pangkat tiga balok emas di pundaknya itu.
Tirto menegaskan, polisi netral dan tidak memihak kepada siapa pun atas kejadian perusakan rumah Hasanah.
Bahkan, pihaknya sempat ikut dalam mediasi antara kedua pihak jauh sebelum peristiwa perusakan rumah itu terjadi.
Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Sehingga, terjadi peristiwa di luar kendali aparat kepolisian.
Di sisi lain, Hasanah tidak tinggal diam. Dia resmi melaporkan kasus perusakan rumahnya ke Polres Pamekasan pada Kamis (11/9).
Perempuan tunakarya itu berharap peristiwa tersebut bisa diusut tuntas.
Sehingga, pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Saya tidak minta ganti rugi (perusakan rumah, Red). Tetapi, saya hanya ingin keadilan.
Saya juga tidak pernah diberi tahu perusakan tersebut.
Saya juga bersumpah bahwa tidak pernah menjual tanah atau rumah itu kepada siapa pun, ungkapnya.
Sekadar diketahui, rumah peninggalan orang tua Hasanah diduga dirusak oleh sekelompok orang pada Senin (8/9).
Dia juga telah mendatangi Camat Kota Pamekasan Rahmat Kurniadi Suroso untuk mengadukan permasalahan tersebut pada Selasa (9/9). (afg/yan)
Editor : Amin Basiri